Virus Corona

Jabodetabek Kemungkinan Berlakukan Lockdown, Besok Pemerintah Akan Putuskan Seusai Rapat Pembahasan

Jabodetabek Kemungkinan Berlakukan Lockdown, Besok Pemerintah Akan Putuskan Seusai Rapat Pembahasan

Iristimes
Ilustrasi kota yang berlakukan lockdown 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Terus bertambahnya kasus covid-19 di Indonesia hingga Minggu (29/3/2020) membuat pemerintah dimungkinkan memberlakukan lockdown atau karantina lokal.

Seperti wilayah DKI Jakarta serta Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi memaparkan pemerintah kian membuka kemungkinan diberlakukannya lockdown atau karantina total kawasan DKI Jakarta serta Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Jika Pemerintah Putuskan Jakarta Lockdown, Polisi sudah Siap Rencana Penutupan Arus Masuk-Keluar

Besok Tanjab Timur Bakal Lockdown, Jalan Jambi-Sabak akan Dijaga Ketat

Pasang Beton Pembatas di Sejumlah Titik, Kota Tegal Resmi Lockdown Wilayah Selama 4 Bulan

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, Jumat (13/3/2020).
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, Jumat (13/3/2020). (KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA)

Hal tersebut menyusul kian merebaknya wabah virus corona dengan jumlah positif terinfeksi yang kian bertambah setiap hari.

Budi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan skema sekaligus skenario yang akan diberlakukan jika Jakarta mulai menutup akses masuk dan keluar Jakarta.

Esok hari pihaknya pun akan melakukan rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang saat ini juga menjabat sebagai Plt Menteri Perhubungan.

Petugas medis saat menangani seorang penumpang yang turun di Bandara Internasional Minangkabau, Senin (16/3/2020).
Petugas medis saat menangani seorang penumpang yang turun di Bandara Internasional Minangkabau, Senin (16/3/2020). (ist/tribunpadang)

"Besok ada rapat, di rapat itu kita harapkan, saya merekomendasikan dalam rapat itu kalau bisa Jakarta, Jabodetabek itu sudah di karantina. Tapi tergantung rapat dengan Pak Menko Maritim," ujar Budi ketika dihubungi Kompas.com, Minggu (29/3/2020).

"Tapi kami sudah siapkan skemanya saja, kalau rapat besok sudah tidak boleh keluar, protokolnya seperti itu," ujar dia.

Adapun pembatasan akses keluar dan masuk di Jakarta merupakan langkah lanjutan yang dilakukan pemerintah menyusul masih banyak masyarakat yang melakukan lebih cepat ke kampung halaman akibat virus corona.

Budi pun mengatakan, pihaknya telah berbicara dengan Korlantas Polri serta Polda Metro Jaya mengenai skenario karantina Jakarta tersebut.

Gagal di Tahun Lalu, 2020 Ini Pemprov Jambi Kembali Usulkan Perekrutan CPNS

Gubernur Jambi Terima 2.000 APD Penanganan Covid-19 dari Pemerintah Pusat

ODP di Tanjab Barat Bertambah Lima Orang, Seorang Bayi Diperbolehkan Pulang

Polisi di Polda Jambi Bentuk Grup Band C-19, Garap Lagu Berjudul Lawan Corona

Halaman
12
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved