Berita Nasional

Eksekutor Pembunuh Hakim Jamaluddin Diketahui Hampir Setiap Malam Jumat Temui Istri Korban di Rumah

Eksekutor Pembunuh Hakim Jamaluddin Diketahui Hampir Setiap Malam Jumat Temui Istri Korban di Rumah

Eksekutor Pembunuh Hakim Jamaluddin Diketahui Hampir Setiap Malam Jumat Temui Istri Korban di Rumah
TribunMataram Kolase/ (KOMPAS.com/DEWANTORO)
Zuraida Hanum, istri sekaligus otak pembunuhan hakim PN Medan Jamaluddin, mendengarkan polisi saat membacakan berita acara rekonstruksi pembunuhan hakim PN Medan, Jamaludin di dalam kamar. Saat rekonstruksi terungkap jika tiga tersangka sempat berdebat karena pembunuhan tidak sesuai skenario sebab wajah korban lebam karena kerasnya dibekap. 

Eksekutor Pembunuh Hakim Jamaluddin Diketahui Hampir Setiap Malam Jumat Temui Istri Korban di Rumah

TRIBUNJAMBI.COM, MEDAN -  Dua eksekutor pembunuh hakim Jamaluddin bukan orang asing lagi bagi keluarga korban.

Ya, Jefri Pratama dan Reza Fahlevi, meski tidak dikenal secara pribadi, tapi anak korban sudah sering melihat keberadaan pelaku di rumah mereka.

Hampir setiap malam jumat, pelaku datang ke rumah hakim Jamaluddin. Bahkan mereka main dam batu dengan hakim Jamaluddin.

Rajif mendatangi lokasi rekonstruksi tempat penemuan jasad ayahnya di Dusun II, Desa Suka Damai, Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deliserdang, Kamis (16/1/2020).

Fakta Dibalik Pengakuan Anak Kedua Hakim PN Medan Tiap Malam Jumat Pelaku Lakukan Ini Dengan Ayahnya

Detik-detik Pembunuhan Hakim PN Medan Pelaku Berdebat Lebam, Zuraida Tidur dengan Jasad Jamaluddin

Hakim Jamaluddin Dieksekusi di Samping Bocah 5 Tahun, Sempat Tidur 2 Jam dengan Mayat

Skenario Zuraida Hanum Agar Hakim Jamaluddin Dibuat Seolah Meninggal Karena Serangan Jantung Gagal

Rajif mengatakan tak mengenal Jefri Pratama dan Reza Fahlevi.

Namun, Rajif menyebut keduanya bukan orang asing.

Ia mengatakan, pelaku kerap datang ke rumah mereka untuk bertemu dengan ayahnya.

Rajif mengatakan, eksekutor tersebut hampir setiap malam Jumat datang ke rumah Jamaluddin.

"Saya tidak terlalu nyambung, bahkan tidak percaya. Namun dia (pelaku) sering bermain dengan ayah untuk bermain dam batu."

"Kedua tersangka hampir setiap malam Jumat datang ke rumah untuk bermain dam (domino) batu. Setiap malam Jumat pasti ada, tapi mereka rame," kata Rajif, dikutip dari TribunMedan.com, Kamis (16/1/2020).

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved