Breaking News:

Ini Hasil Operasi Pekat 2019, Polresta Jambi Tetapkan 244 Orang Jadi Tersangka

Sepanjang Operasi Pekat yang digelar sejak 25 November hingga 14 Desember, Polresta Jambi menangani 132 kasus.

Ini Hasil Operasi Pekat 2019, Polresta Jambi Tetapkan 244 Orang Jadi Tersangka

TRIBUNJAMBI, JAMBI – Sepanjang Operasi Pekat yang digelar sejak 25 November hingga 14 Desember, Polresta Jambi menangani 132 kasus.

Ini terdiri dari 28 kasus minuman keras, lima kasus judi, 44 parkir liar. Kemudian 11 premanisme, 3 kasus narkoba, dua kasus sajam, dan terakhir adalah 39 kasus prostitusi atau asusila.

"Total ada 244 orang yang kita tetapkan sebagai tersangka," kata Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Christian, saat dikonfirmasi Kamis (19/12). Lanjutnya, pihaknya juga mengamankan 464 botol miras, kemudian 167 liter tuak.

Untuk kasus prostitusi, selama Operasi Pekat itu, polisi mengamankan 45 pria dan 49 wanita.
Kemudian untuk kasus narkoba, sejumlah narkotika juga didapatkan.

Begini Cara Uang Suap Ketok Palu dari Paut Syakarin Mengalir ke Komisi III DPRD Jambi

Gubernur Jambi Minta Kades hingga Kepala Daerah Permudah Petani Urus Sertifikat Tanah

Tahun Depan Insentif Ketua RT Naik, Ini Tugas yang Diminta Pemkot Jambi

Orang Suruhan Zumi Zola Minta Uang Miliaran pada Kontraktor untuk Suap Ketok Palu

Di antaranya 3 paket kecil sabu, 6 buti pil ekstasi warna merah muda. Kemudian satu set alat hisap sabu alias bong, tiga unit handphone, dan dua pirek.

Selama Operasi Pekat ini juga, khusus Polresta Jambi saja menetapkan 82 tersangka, kemudian Polsek Jambi Timur ada 39 tersangka. “Kemudian ada Polsek Jambi Timur dengan 33 tersangka,” kata Dover.

Beberapa kasus judi juga ikut ditangani, selama operasi tersebut, dan Beberapa barang bukti, seperti uang tunai Rp1,1 juta, gaplek, buku catatan judi, dua set domino, satu set kartu remi, karpet dadu, dan lainnya diamankan polisi.

Polisi juga berhasil membongkar praktik parkir liar yang terjadi di Kota Jambi, Uang tunai sebesar Rp754.00 ribu diamankan dari pelaku.

Kejahatan jalanan seperti premanisme juga ikut diberantas. Dari 11 orang yang diamankan, polisi juga menyita utang Rp223.000 ribu, sejumlah senjata tajam seperti parang, pisau stenlis, gunting. Kemudian barang bukti lainnya seperti lem aibon, gitar kentrungan, dan lainnya juga diamankan.

Menurut Dover, hasil dari Operasi Pekat tahun ini meningkat, jika dibandingkan tahun sebelumnya. Kepada masyarakat, dia juga mengimbau untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban.

Apalagi dalam hari raya Natal dan perayaan tahun baru nanti. ”Kita saling menjaga keselamatan. Terutama saat meninggal rumah, maupun kegiatan di luar rumah,” pesannya.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved