Breaking News:

Begini Cara Uang Suap Ketok Palu dari Paut Syakarin Mengalir ke Komisi III DPRD Jambi

Agar proyek-proyek yang ada di dinas PUPR berjalan lancar Dodi menawarkan solusi dengan memberikan sebesar 0,25% dari anggaran yang ada di PUPR.

Begini Cara Uang Suap Ketok Palu dari Paut Syakarin Mengalir ke Komisi III DPRD Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Sidang suap uang ketok palu RAPBD Provinsi Jambi 2017-2018 kembali digelar di Pengadilan Tipikor Jambi Kamis (19/12), dalam Sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan tujuh orang saksi, diantranya Kusnindar, Zainal Abidin, Effendi Hatta, Paut Syakarin, Musa Effendi, Andi Putra Wijaya alias Andi Kerinci dan Dodi Irawan.

Zainal Abidin mengaku jika mantan Kadis PUPR Provinis Jambi, Dody Irawan sempat menawarkan solusi atas hasil reses anggota komisi III yang tidak dipenuhi oleh dinas PUPR. Saat itu pada tahun 2016 komisi III menganggap banyak pembangunan yang tidak jelas pengunaannya.

Agar proyek-proyek yang ada di dinas PUPR berjalan lancar Dodi menawarkan solusi dengan memberikan sebesar 0,25% dari anggaran yang ada di PUPR kepada setiap anggota Komisi III.

Orang Suruhan Zumi Zola Minta Uang Miliaran pada Kontraktor untuk Suap Ketok Palu

Dua Tersangka Korupsi PLTMH Sarolangun DIlimpah ke Kejari Jambi

Gubernur Jambi Minta Kades hingga Kepala Daerah Permudah Petani Urus Sertifikat Tanah

Ratusan Warga Kota Jambi Kena DBD, 12 Orang Meninggal

“Karena kami di komisi tiga tidak paham dengan anggka 0,25%, maka dari itu minta dirupiahkan saja, agar lebih jelas, makanya ada uang sebesar Rp175 juta peranggota komisi," Kata Zainal.

Ketika ditanya Majelis Hakim berapa anggran di dinas PUPR saat itu, dia juga tidak mengetahuinya, hanya saja uang fee itu 0,25% nya itu Rp 175 juta.

“Kalau total anggaran saya tidak tahu, karena pada saat rapat antara komisi tiga dan Dinas PU anggkanya segitu, karena pak Dody yang menghitung.

Terkait realisaai dari janji uang untuk komisi III itu, Zainal mengatakan jika nanti yang akan menyelesaikannya adalah Paut Syakarin.

“Waktu itu, kata Pak kadis ( Dody Irawan, red) suruh koordinasi sama pak Paut, kebetulan saya kenal sama Paut juga yang mulia,” ujarnya.

“Kemiduan saya telpon Paut, kata dia sedang diusahakan, harap bersabar,” tambahnya.

Halaman
123
Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved