Ratusan Warga Kota Jambi Kena DBD, 12 Orang Meninggal

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jambi mencatat, kasus Demam Berdaran Dengue (DBD) mengalami peningkatan cukup signifikan pada 2019.

Ratusan Warga Kota Jambi Kena DBD, 12 Orang Meninggal
tribunjambi/darwin sijabat
FOGGING - Salah satu upaya perkembangbiakan wabah nyamuk Aides Aigepti sebagai penyebab DBD dengan melakukan Fogging. (Desember 2019). 

Ratusan Warga Kota Jambi Kena DBD, 12 Orang Meninggal

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Hingga penghujung 2019 ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jambi mencatat, kasus Demam Berdaran Dengue (DBD) mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Diketahui, hingga Desember ini terdata ada 634 penderita DBD. Sementara pada tahun sebelumnya, sebanyak 200 an penderita.

Dari total tersebut, sepuluh di antaranya meninggal dunia. Adapun rincian penderita DBD ini tersebar di beberapa kecamatan Kota Jambi. Seperti di Kecamatan Telanai Pura terdapat 48 penderita DBD, dan 1 di antaranya meninggal dunia.

Kemudian Kecamatan Jambi Timur terdapat 71 penderita DBD. Kecamatan Jambi Selatan terdapat 54 penderita DBD dan 1 di antaranya meninggal dunia. Lalu Kecamatan Danau Teluk terdapat 2 penderita DBD, Kecamatan Pelayangan terdapat 9 penderita DBD dan 1 di antaranya meninggal dunia.

Begini Cara Dinas Kesehatan Bungo Menanggulangi Serangan DBD

Ombudsman Jambi Minta Panitia CPNS Proaktif Tangani Aduan Pelamar

Tahun Depan Insentif Ketua RT Naik, Ini Tugas yang Diminta Pemkot Jambi

Pertamina Komitmen Kawal Distribusi Energi selama Libur Natal dan Tahun Baru

Selain itu di Kecamatan Pasar Jambi terdapat 16 penderita DBD, Kecamatan Kotabaru terdapat 103 penderita DBD dan 2 di antaranya meninggal dunia. Kemudian Kecamatan Jelutung dengan 71 penderita DBD dan 2 di antaranya meninggal dunia.

Kemudian Kecamatan Danau Sipin dengan jumlah penderita DBD sebanyak 37 orang. Kecamatan Paal Merah terdapat 124 penderita dan 2 di antaranya meninggal dunia, dan Kecamatan Alam Barajo dengan jumlah 99 penderita DBD di mana 1 di antaranya meninggal dunia.

“Terbanyak itu di Kecamatan Paal Merah, disusul Kecamatan Kotabaru, dan Kecamatan Alam Barajo. Total ada 634 penderita, dan 12 diantaranya meninggal dunia, ini meningkat dari tahun sebelumnya.” sebut Kabid PMK Dinkes Kota Jambi, Nur Indrayeti, Kamis (19/12).

Lanjutnya, pihak nya kini terus berupaya mengantisipasi dan mencegah penularan penyakit DBD ini. Di antaranya dengan cara Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang kini sering digalak-galakkan. Memang hanya saja, saat ini kesadaran masyarakat terkait peduli terhadap lingkungan masih rendah.

“Di antaranya itu yang kita lakukan. Namun memang sejauh ini warga itu kurang peduli dengan kebersihan lingkungan. Sehingga sangat mudah terjangkit,” jelasnya.

Selain itu, dirinya juga mengimbau agar tak menyepelekan demam yang menjangkit anak maupun keluarga. Biasanya, ciri-ciri DBD ini ditandai dengan keluarnya bintik merah di sejumlah bagian tubuh.

“Kalau demam ini meningkat di hari keempat dan kelima. Dan ini bahaya, jadi jika memang terjadi demam sejak hari pertama diharapkan cepat berobat atau ke dokter,” pungkasnya.

KETAHUAN Ini Penyebab Puluhan Jemaah Umrah Merangin Telantar di Jakarta

Luthpiah: Jambi Masih Sangat Miskin Inovasi

Bayar Pajak Kendaraan Bisa Pakai ATM, Satsat Kota Jambi Kembangkan E Samsat

Polisi Temukan Tersangka Pemerkosa Janda di Tebo Terikat Tanpa Pakaian

Sementara itu, Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengatakan bahwa pihaknya sebelum musim hujan sudah mengimbau lurah sekota Jambi untuk mengeluarkan mesin fogging. Sehingga PSN bisa dilakukan secara maksimal, dengan melakukan fogging dan juga pemberian bibik abate.

Namun menurutnya penularan DBD tidak hanya terjadi dirumah saja, melainkan bisa terjadi di sekolah. Sehingga pihaknya dalam waktu dekat juga akan melakukan fogging ke setiap sekolah.

“Kalau upaya pencegahan sudah kita lakukan dengan maksimal. Namun kita juga minta agar warga tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” pungkasnya. (Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved