Putusan Hakim PTUN Jambi Dieksaminasi Para Ahli, Hasilkan 7 Poin Ini

Bawaslu Provinsi Jambi bersama Kopipede melaksanakan eksaminasi terhadap putusan PTUN Jambi. Terutama kasus gugatan yang dilakukan oleh M Syaihu Cs.

Putusan Hakim PTUN Jambi Dieksaminasi Para Ahli, Hasilkan 7 Poin Ini
Tribunjambi/Dunan
Bawaslu Provinsi Jambi bersama Kopipede melaksanakan eksaminasi terhadap putusan PTUN Jambi. 

Putusan Hakim PTUN Jambi Dieksaminasi Para Ahli, Hasilkan 7 Poin Ini

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Keputusan hakim pengadilan tata usaha negara (PTUN) Jambi dieksaminasi oleh beberapa ahli dan pakar hukum bersama pihak Bawaslu Provinsi Jambi.

Bawaslu Provinsi Jambi bersama Kopipede melaksanakan eksaminasi terhadap putusan PTUN Jambi. Terutama kasus gugatan yang dilakukan oleh M Syaihu dan kawan-kawan. 

Akibat keputusan PTUN itu, proses dan hasil pemilihan legislatif di Provinsi Jambi menjadi perhatian nasional. Bahkan menjadi satu-satunya perkara yang mencolok di tingkat nasional dan menjadi pembahasan publik. 

Kini, Kopipede bersama Bawaslu dan beberapa ahli dan praktisi hukum melakukan eksaminasi publik terhadap beberapa putusan hakim PTUN Jambi tersebut. 

PK Dikabulkan, Vonis 10 Tahun Diding Batal

Buat Negara Rugi Rp516 Juta Kepala Desa Kasang Lopak Alai Divonis 4 Tahun

Bawaslu Muarojambi Umumkan yang Lolos Seleksi Administrasi Panwascam

Mantan Kades Talang Emas Ditangkap Tengah Malam, Diduga Rugikan Negara Rp400 Juta

Narasi awal disampaikan oleh Afrizal, MH, Komisioner KPU Provinsi Jambi. Bahwa, pada tanggal 4 Oktober 2018, M Syaikhu, Azakil Azmi, Jannatul Pirdaus, Hapis, Cik Marleni, Aang Purnama dan Mulyadi mengajukan gugatan ke PTUN Jambi

Objek sengketa mereka adalah keputusan Gubernur Jambi nomor 958/Kep.GUB.SETDA.PEM-OTDA-2. 2/2018 tentang peresmian pemberhentian anggota Dewan Perwakilan rakyat daerah Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi masa jabatan 2014-2019, tanggal 27 September 2018. 

"Hakim mengabulkan gugatan para penggugat seluruhnya. Menyatakan batal keputusan Gubernur no 958 tersebut," ujar Afrizal, Selasa (11/12/2019).

Lalu pada tanggal 4 Maret 2019 mencoret 7 orang calon anggota DPRD Kabupaten Sarolangun atas nama M Syaikhu, Azakil Azmi, Jannatul Pirdaus, Hapis, Cik Marleni, Aang Purnama dan Mulyadi. Pencoretan berdasarkan keputusan KPU Kab. Sarolangun No : 45/HK.03.1-Kpt/1503/KPU-Kab/ 2019 tentang penetapan perubahan ke empat atas keputusan KPU Kab. Sarolangun No : 40/HK.03.1-Kpt/1503/KPU-Kab/ IX/2018 tentang cara daftar calon tetap anggota DPRD Kab.Sarolangun pada Pemilu 2019. 

"Ke 7 anggota DPRD Kabupaten yang dicoret  adalah calon anggota DPRD Sarolangun yang mencalonkan diri pada parpol yang berbeda dengan partai sebelumnya. Sementara mereka masih berstatus sebagai anggota DPRD dan belum menyerahkan surat keputusan pemberhentian sebagai anggota DPRD kabupaten Sarolangun,"ujar Afrizal. 

Halaman
123
Penulis: dunan
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved