Buat Negara Rugi Rp516 Juta Kepala Desa Kasang Lopak Alai Divonis 4 Tahun

Marzuki adalah mantan Kepala Desa (Kades) Kadang Lopak Alai, Kabupaten Muarojambi, yang terlibat kasus korupsi Dana Desa (DD).

Buat Negara Rugi Rp516 Juta Kepala Desa Kasang Lopak Alai Divonis 4 Tahun
Tribunjambi/Jaka HB
Marzuki tertunduk lesu mendengar vonis hakim terhadapnya, Rabu (11/12) siang. 

Buat Negara Rugi Rp516 Juta Kepala Desa Kasang Lopak Alai Divonis 4 Tahun

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Marzuki tertunduk lesu mendengar vonis hakim terhadapnya. Vonis penjara 4 tahun dibacakan ketua majelis hakim Erika Sari Emsah Ginting, pada Rabu (11/12) siang.

Marzuki adalah mantan Kepala Desa (Kades) Kadang Lopak Alai, Kabupaten Muarojambi, yang terlibat kasus korupsi Dana Desa (DD).

"Menjatuhkan hukuman penjara selama 4 tahun dan denda Rp 200 juta subsider 2 bulan penjara," kata Erika Sari Emsah Ginting, Rabu (11/12).

Selain itu Marzuki juga dijatuhi hukuman membayar Uang Pengganti (UP) sebesar Rp 219 juta. 

"Menghukum terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp 219 juta. Dengan ketentuan apabila tidak dibayar paling lama sebulan sesudah putusan hukum tetap, maka harta benda disita untuk menutupi kerugian negara. Namun jika harta benda tidak mencukupi, maka diganti dengan kurungan selama 7 bulan," lanjut hakim.

Mantan Kades Talang Emas Ditangkap Tengah Malam, Diduga Rugikan Negara Rp400 Juta

Ini Alasan Warga Jambi Lebih Suka Beli Rokok Ilegal Meski Rasanya Kurang Enak

Mobil Wadir Sabhara Polda Jambi Kecelakaan, Kapolres Batanghari: Jangan Dibesar-besarkan

Tiga Pejabat Tinggi Polres Bungo Diganti, Ini Pejabat Barunya

Diketahui, hukuman ini sedikit lebih ringan, dari tuntutan jaksa. Dimana sebelumnya terdakwa dituntut penjara selama 4 tahun dan 2 bulan, dengan denda yang sama. Namun tuntutan UP dari jaksa juga lebih ringan. Dimana sebelumnya jaksa menuntut UP sebesar Rp 500 juta.

Sebelumnya diketahui Marzuki selaku Kepala Desa Kasang Lopak Alai 2013-2019 yang jadi terdakwa diketahui menggunakan anggaran tahun 2016 untuk menutupi kekurangan anggaran 2017 dan menggunakan anggaran 2017 untuk menutupi anggaran 2018.

Marzuki diketahui mengelola sendiri kegiatan pembangunan desa yang mengguakan APBDes Desa Kasang Lopak Alai 2016-2017. Penggunaan anggaran ini diketahui tidak sesuai dengan spesifikasi kegiatan. Selain itu pembuktian dalam laporan keuangan pun tidak disertai bukti sah dan lengkap.

Berdasarkan hasil audit kerugian negara oleh BPKP Provinsi Jambi Marzuki membuat negara rugi sekitar Rp516 juta. Hal ini termasuk dugaan penyimpangan penggunaan dana APBDes Desa Kasang Lopak Alai Kecamatan kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi tahun anggaran 2016-2017.(Jaka HB)
 

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved