Korupsi Dana Desa

Mantan Kades Talang Emas Ditangkap Tengah Malam, Diduga Rugikan Negara Rp400 Juta

Pelaku penyalahgunaan Dana Desa (DD) di Kabupaten Sarolangun akhirnya menyerah.

ist
Tim pidsus dan intelijen Kejaksaan Negeri Sarolangun menjemput paksa mantan Kades Talang Emas (YD). 

Mantan Kades Talang Emas Ditangkap Tengah Malam, Diduga Rugikan Negara Rp400 Juta

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Pelaku penyalahgunaan Dana Desa (DD) di Kabupaten Sarolangun akhirnya menyerah.

YD yang diduga korupsi Dana Desa Talang Emas, Kecamatan Singkut itu tak bisa berbuat bayak ketika dijemput paksa oleh tim kejari sarolangun.

Setelah beberapa kali mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri Sarolangun, penangkapan YD mantan Kades Talang Emas pada Selasa (10/12) malam itu disaksikan warga.

Sebelum digelandang ke kantor kejaksaan, YD terlebih dahulu dibawa ke Rumah Sakit Umum Sarolangun untuk diperiksa kesehatannya.

Setelah diperiksa, tim pidsus Kejari Sarolangun menetapkan YD sebagai tersangka. Dan memasuki Rabu (11/12) dini hari pukul 00.30 YD digelandang ke Lapas sarolangun untuk ditahan selama 20 hari kedepan.

BREAKING NEWS Mantan Kades Talang Emas Ditangkap Tim Pidsus Kejari Sarolangun

Peserta CPNS Sarolangun Banyak yang Gaptek, Diminta Upload KTP Malah yang Lain

Tiga Pejabat Tinggi Polres Bungo Diganti, Ini Pejabat Barunya

Warga Pentagen Kecewa Pemkab Kerinci Ingkar Janji, Tak Dihargai Meski Juarai Desa Wisata Nusantara

Kajari Sarolangun Munif mengatakan jika penjemputan paksa itu sudah sesuai prosedur yang ada karena beberapa kali mangkir dalam panggilan sebelumnya.

"Iya semalem dijemput ke rumahnya sana," katanya.

Kata Munif, YD sudah berada dalam tahanan Lapas Sarolangun selama 20 hari kedepan. Pihaknya akan memproses dan melihat perkembangan penyidikan selanjutnya, jika sudah selesai maka akan dilimpahkan perkara tersebut.

"Kalau belum kita masih punya kewenangan perpanjangan penahanan selam 40 hari," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved