Gudang Sembako Berkedok Toserba Disegel, Tim Terpadu Pemkot Jambi Temukan Kejanggalan

Perihal penyegelan ruko tiga pintu yang dijadikan gudang sembako berkedok Toserba di kawasan Kenali Asam Bawah, Senin (2/12) kemarin.

Gudang Sembako Berkedok Toserba Disegel, Tim Terpadu Pemkot Jambi Temukan Kejanggalan
Tribunjambi/Rohmayana
Satpol PP, PTSP, Dinas LH, Dispenda, melakukan rapat koordinasi di Kantor Wali Kota Jambi. 

Gudang Sembako Berkedok Toserba Disegel, Tim Terpadu Pemkot Jambi Temukan Kejanggalan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Perihal penyegelan ruko tiga pintu yang dijadikan gudang sembako berkedok Toserba di kawasan Kenali Asam Bawah, Senin (2/12) kemarin. Pihak tim terpadu yang terdiri dari Satpol PP, PTSP, Dinas LH, Dispenda, melakukan rapat koordinasi di Kantor Wali Kota Jambi.

Dalam rapat itu sebenarnya tim terpadu telah mengundang pemilik ruko yang diketahui bernama Ferri Chandra Wijaya secara lisan. Namun, tak kunjung datang. Menyikapi ini, timdu pun berencana akan mengirimkan pemanggilan kedua secara tertulis.

“Besok (hari ini,red) akan kita kirim kan surat pemanggilan,” sebut Kasat Pol PP, Yan Ismar.

Selain itu, dalam rapat tersebut diketahui pemilik ruko juga telah mendatangi kantor PTSP Kota Jambi untuk meregistrasi izin usaha miliknya.

LAGI, Aktivitas PETI di Merangin Telan Korban, Mukmin Tewas Terbukur

Targetkan Jadi Juara Gubernur Cup, PSSI Kerinci Mulai Seleksi Pemain

KPU Sungai Penuh Umumkan Syarat Calon Perseorangan untuk Pilwako 2020

ASN dan Pegawai Kesehatan Muarojambi Tertangkap Narkoba, Begini Reaksi Atasan

Terkait ketidak hadiran pemilik ruko, Yan Ismar mengatakan tak mau gegabah mengambil sikap dan tindakan. Maka dari itu, akan layangkan pemanggilan kedua.

“Kita lihat juga, misalnya ada terjadi pengerusakan terhadap barang ‘segel’ yang kita pasang ini bisa dipidana,” sebutnya.

Sementara itu, infromasi yang didapat dari pihak PTSP melalui Kabid Monitoring dan Supervisi, Sumaidi mengatakan, dalam penyegelan beberapa waktu lalu pihaknya sempat dibuat menunggu beberapa jam.

“Kita sempat menunggu, mungkin dia lagi mencari berkas. Adapun izin yang diterbitkan PTSP merupakan toko bahan sembako dan gudang sembako. Gudang sembako diperuntukkan untuk toko sembako, bukan untuk distributor. Namun di lapang untuk distributor, jadi tidak sesuai,” jelasnya dalam rapat tersebut.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pengukuran terhadap bangunan ruko tersebut dan hasilnya didapati ada bangunan yang tidak memiliki izin.

“Ya itu yang kita segel. Selain itu kawasan tersebut bukan wilayah pergudangan. Pagi tadi (kemarin,red) yang bersangkutan sudah datang untuk registrasi, sudah saya sampaikan datang ke rapat. Tapi dia bialng belum tentu datang,” jelasnya.

Selain itu juga, informasi yang didapat oleh timdu. Pemilik gudang juga berencana akan memindahkan gudangnya pada bulan depan ke kawasan Paal 13, Pondok Meja, Kabupaten Muarojambi. “Informasi yang didapat seperti itu,” sebutnya.

Nantinya, timdu juga akan melibatkan pihak DLH Kota Jambi untuk menegcek limbah yang dihasilkan gudang tersebut. Tentunya, perlu adanya pengawasan dan kontrol terhadap hal tersebut. Dan ini membutuhkan kerja sama antar OPD yang bersangkutan. (Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved