Asah Keterampilan Mengajar, Guru-guru di Tanjab Timur Ikut Program PINTAR Tanoto

Para guru di Tanjab Timur semangat ikuti pelatihan modul bersama Tanoto ada yang harus beberapa kali ganti alat transportasi, Selasa (26/11).

Asah Keterampilan Mengajar, Guru-guru di Tanjab Timur Ikut Program PINTAR Tanoto
Tribunjambi/Abdullah Usman
Para guru di Tanjab Timur semangat ikuti pelatihan modul bersama Tanoto ada yang harus beberapa kali ganti alat transportasi, Selasa (26/11). 

Asah Keterampilan Mengajar, Guru-guru di Tanjab Timur Ikut Program PINTAR Tanoto

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK  - Demi mengasah kemampuan dan keterampilan, para guru di Tanjab Timur semangat ikuti pelatihan modul bersama Tanoto ada yang harus beberapa kali ganti alat transportasi, Selasa (26/11).

Butuh waktu tiga jam dari SDN 122/X Sungai Beras di Kecamatan Mendahara Ulu menuju ibu kota Tanjab Timur di Muara Sabak bagi para guru untuk mengikuti pelatihan modul II SD melalui Program PINTAR Tanoto Foundation.

Seperti yang dilakukan Andi Rosidah dan Ibu Siti Aminah dalam mengikuti pelatihan modul II SD, dari segi geografis lokasi sekolah mereka yang jauh sehingga membutuhkan perjuangan untuk dapat menjadi pembimbing bagi generasi muda lebih baik lagi dengan menambah wawasan.

BREAKING NEWS Ini Agenda Jusuf Kalla Kunjungi Kerinci, Ternyata Tak Sekadar Silaturahmi

Manajemen Aset Pemprov Jambi Disorot, KPK Beri Target hingga 2020, Ini yang Terjadi Jika Diabaikan

KPK Peringatkan Gubernur Jambi: Cukup Gubernur Kemarin Jadi Pelajaran

”Berangkat subuh tadi, naik pompong terlebih dahulu, lalu melanjutkan dengan perjalanan darat menuju tempat pelatihan di Muara Sabak,” ujar Ibu Andi Rosidah. 

Dirinya bersama guru-guru hebat lainnya melanjutkan pelatihan yang pernah mereka ikuti, yaitu pelatihan modul I. Dilihat dari materi unit I kaji ulang kemajuan sekolah, tampak perubahan di sekolah dan madrasah bersama mitra Tanoto Foundation

”Saya membuat media Acak Huruf untuk anak kelas I, mereka masih butuh media sederhana seperti bentuk huruf-huruf yang menarik,” ungkapnya.

Dalam pembelajaran tersebut dirinya mengajak siswanya untuk belajar sambil bermain mengenal dan mengacak huruf untuk menjadi sebuah kata.

”Misalnya mencari kata yang berhubungan dengan malam hari, seperti bulan, bintang, digabungkan dari huruf ke huruf lainnya,” tukas Ibu Andi. 

Selain membuat media Acak Huruf, beberapa keberhasilan lainnya juga ditorehkan Pak Zainal, guru SDN 211/X Kota Baru Kecamatan Geragai, dalam pembelajaran tersebut ia membuat media daur ulang sebagai pembelajaran aktif di kelasnya. 

”Kaleng bekas dari kita jadikan media pembelajaran menjadi bilangan-bilangan yang menarik, lalu kita tulis angkanya, dan kita mainkan dengan kaleng bekas tersebut,” ungkap pak Zainal.

Fasha Merasa Malu Jambi Tak Ajukan Diri Sebagai Tuan Rumah PON

Hari Guru Nasional, Ratusan Siswa SD di Kota Jambi Kompak Nyanyi untuk Guru

Dana PNPM Diselewengkan Bendahara, Hasbi Diam Dicecar Hakim PN Jambi

Sementara itu fasilitator daerah Program PINTAR Tanjab Timur Agus Budi Hartono mengatakan, adapun fokus pelatihan modul II SD adalah ke mata pelajaran masing-masing, peserta masuk di kelas awal, IPS, IPA, Matematika, dan Bahasa Indonesia. Karena ada kompetensi inti yang harus dicapai setiap mapel berbeda.

”Ketika guru sudah merancang proses belajar yang mencapai kompetensi inti, diharapkan pengetahuan siswa bukan berdasarkan pengetahuan buku teks lagi, tetapi sudah ada hasil dari proses berpikir dari setiap proses pembelajaran,” ujarnya.

Agus menambahkan, pemahaman kekhasan mapel masing-masing menjadi target utama pelatihan modul II praktik baik dalam pembelajaran. Sementara itu pengetahuan siswa diharapkan bukan berdasarkan pengetahuan buku teks, namun merupakan hasil proses berpikir dari setiap proses pembelajaran yang bermakna yang dilakukan siswa. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved