Kerja Efektif dan Efisien, Amir Sakib Minta Pelayanan di Tanjab Barat Berbasis Teknologi

Wakil Bupati Tanjab Barat, Amir Sakib launching integrasi aplikasi BPHTB dan KKP serta Evaluasi Penerimaan Pendapatan Daerah Tahun 2019.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Darwin
Tingkatkan pelayanan dan maksimalkan PAD, Bapenda Tanjab Barat dan BPN integrasikan pelayanan melalui aplikasi BPHTB dan KKP. 

Kerja Efektif dan Efisien, Amir Sakib Minta Pelayanan di Tanjab Barat Berbasis Teknologi

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Amir Sakib meminta OPD laksanakan program dan kegiatan dengan memanfaatkan teknologi guna menciptakan efisiensi dan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Harapan itu disampaikan Wakil Bupati Tanjab Barat, Amir Sakib pada launching integrasi aplikasi BPHTB dan KKP serta Evaluasi Penerimaan Pendapatan Daerah Tahun 2019 di Ruang Pola Utama dan Dibuka Wakil Bupati Tanjab Barat, Amir Sakib, Senin (18/11/2019).

Wakil Bupati Tanjab Barat, Amir Sakib mengatakan dengan terhubungnya secara online antara kedua sistem aplikasi ini tentu dapat menciptakan kemudahan dan kecepatan serta akurasi dalam pelayanan pemungutan BPHTB serta pelayanan bidang pertanahan.

"Proses verifikasi pembayaran BPHTB sebagai persyaratan pelayanan pertanahan tidak perlu lagi dilakukan secara manual akan tetapi tidak terlaksana secara langsung melalui proses yang terkoneksi," katanya.

Pemkab Tanjab Barat Launching Aplikasi BPHTB dan KKP untuk Maksimalkan PAD

Banyak Sawah Jadi Kebun Sawit, Usaha Penggilingan Gabah di Tanjab Timur Terancam Bangkrut

Baru Saja Dihibahkan ke Kementerian Pendidikan, Kawasan LPMP Akan Digusur untuk Pelebaran Jalan

Untuk itu wabup memberikan apresiasi atas terselenggaranya integrasi kedua sistem aplikasi ini. Sebab dengan sistem aplikasi ini berarti semua layanan perpajakan yang dilaksanakan oleh bapenda terlaksana secara online.

Dia berharap agar kualitas pelayanan secara online itu terus ditingkatkan di masa-masa mendatang baik itu kompetensi aparatur yang terlibat dalam sistem aplikasi maupun ketersediaan sarana prasarana penunjang lainnya.

Wabup juga meminta kepada OPD yang mengelola jaringan internet di Kabupaten Jawa Barat agar selalu memperhatikan kualitas dan keandalan jaringan agar proses pelayanan secara online tidak mengalami gangguan.

Kepada semua pimpinan OPD, Amir Sakib meminta agar dalam melaksanakan setiap program dan kegiatan selalu memanfaatkan teknologi.

Sebab tidak bisa lagi bekerja secara monoton dan bersifat rutinitas akan tetapi harus melakukan terobosan dengan memanfaatkan semua sumber daya yang ada dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Pelayanan berbasis teknologi juga menciptakan Efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan pendapatan daerah," katanya.

Menurutnya teknologi yang diterapkan juga menjadi instrumen yang mempermudah dalam pelaksanaan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah sehingga kementerian keuangan daerah dalam membiayai pembangunan di daerah dapat tercapai.

Hafyza, Gadis Kecil Asal Bungo Menderita Kanker Mata, Butuh Uluran Tangan Dermawan

Kejari Muarojambi Akan Kembali Panggil Pejabat Dinsos Muarojambi, Soal Jamkesda

Prioritas Bupati Safrial, Stunting dan JKN Jadi Masalah Utama Pembangunan SDM di Tanjab Barat

Pada kesempatan itu juga Wabub mengapresiasi pendapatan asli daerah yang mengalami kenaikan dari tahun ke tahun di mana tahun 2016 pendapatan mencapai 85,809 miliar dan pada 2018 naik sebesar 18,57% mencapai 101,04 miliar.

Integrasi aplikasi itu dikatakan Yon Heri, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tanjab Barat merupakan upaya memaksimalkan pelayanan dan peningkatan pendapatan daerah.

Disampaikannya, aplikasi itu sudah dipersiapkan sejak satu bulan lamanya dengan melibatkan tim Pusat Data dan Informasi dari BPN Pusat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved