Berita Tebo

Oknum Guru Ekstrakurikuler di Tebo, Cabuli Muridnya Selama 7 Tahun, Puluhan Siswa Jadi Korban

Oknum Guru Ekstrakurikuler di Tebo, Cabuli Muridnya Selama 7 Tahun, Puluhan Siswa Jadi Korban

Oknum Guru Ekstrakurikuler di Tebo, Cabuli Muridnya Selama 7 Tahun, Puluhan Siswa Jadi Korban
Tribunjambi/Mareza Sutan AJ
Oknum Guru Ekstrakurikuler di Tebo, Cabuli Muridnya Selama 7 Tahun, Puluhan Siswa Jadi Korban 

Oknum Guru Ekstrakurikuler di Tebo, Cabuli Muridnya Selama 7 Tahun, Puluhan Siswa Jadi Korban

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Seorang oknum guru di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, diduga telah mencabuli 23 siswanya sejak 2012 lalu.

Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP M Ridho Syawaludin dalam keterangan persnya mengatakan, tersangka berinisial FR (38) merupakan seorang guru ekstrakulikuler pramuka di sebuah SLTP di Muara Tabir, Tebo.

"Modusnya dengan mengancam korban. Tersangka mengancam akan menggagalkan nilai ekstrakulikuler pramuka," kata AKP Ridho di Mapolres Tebo, Selasa (17/9/2019).

Baca: 11 Tahun Terpendam, Pencabulan 19 Anak di Tulungagung Terbongkar, Begini Fakta Sebenarnya!

Baca: Aksinya Cegat Pengemudi dan Nemplok di Kap Mobil, Anggota Polisi Ini Malah Diperingati Kapolda

Baca: Cerita Orangtua di Batanghari yang Anaknya Dirawat Akibat ISPA, Diduga Terpapar Asap Karhutla

Kasat Reskrim mengatakan, korban rata-rata adalah siswa laki-laki yang dipaksa untuk memuaskan nafsunya.

Lebih lanjut, tersangka memancing korban dengan mengajak korban ke rumahnya ketika sedang sendiri di rumah. Tersangka kemudian memancing korban dengan melakukan oral sex.

Kata Kasat Reskrim, tersangka memuaskan nafsunya dengan meminta korban melakukan anal terhadapnya.

Baca: Ingat Noodin M Top? Hari Ini Tepat 10 Tahun Tewasnya Gembong Teroris Bom Bali Itu Ditangan Densus 88

Baca: Selama 2 Pekan di Bulan September, Kondisi Udara di Tanjab Timur Masuk Kategori Berbahaya

Baca: Terkuak Alasan Bopak Castello Ngotot Tes DNA Anak dari Putri Mayangsari, Tidak Mau beri Nafkah?

"Tersangka menyuruh korban memasukkan alat vital ke anus pelaku. Itu setelah pelaku melakukan oral pada korban," jelas Kasat Reskrim.

Atas perbuatannya, FR disangkakan dengan pasal 82 ayat (1) dan (2) Jo pasal 76 e UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 20 tahun penjara.

* Dilaporkan Orang Tua Korban

Halaman
12
Penulis: Mareza
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved