Berita Tanjab Timur

Selama 2 Pekan di Bulan September, Kondisi Udara di Tanjab Timur Masuk Kategori Berbahaya

Selama 2 Pekan di Bulan September, Kondisi Udara di Tanjab Timur Masuk Kategori Berbahaya

Selama 2 Pekan di Bulan September, Kondisi Udara di Tanjab Timur Masuk Kategori Berbahaya
Tribunjambi/Abdullah Usman
Selama 2 Pekan di Bulan September, Kondisi Udara di Tanjab Timur Masuk Kategori Berbahaya 

Selama 2 Pekan di Bulan September, Kondisi Udara di Tanjab Timur Masuk Kategori Berbahaya

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kualitas udara di Kabupaten Tanjab Timur Selasa (17/9) cenderung masuk kategori berbahaya, berdasarkan hasil pemantauan melalui PM 2,5 Mikron (PM 2,5) Dinas lingkungan Hidup.

Berdasarkan Hasil rekap Data Pemantauan Kualitas Udara Parameter PM 2.5. pada pukul 00,00-00.55 01.00-01.55 02.00-0255 160,08 241 50 351,02 masuk kategori sangat Tidak Sehat Sangat dan berbahaya

Dimana kategori Berbahaya berada pada pukul 03.00-03.55 04.00-04.55 05.00-05.55 06.00-06.55 di angka 371,06 366, 16 atau rata-rata 250,96 kategori Berbahaya.

Baca: Bupati Tanjab Timur, Kapolda Jambi dan Danrem Kumpul Bahas Karhutla, Sudah Menghawatirkan?

Baca: BREAKING NEWS, Gara-gara Kabut Asap, 3 Penerbangan di Bandara Muara Bungo Terganggu

Baca: 99 Persen Kebakaran di Jambi Akibat Ulah Manusia, Ini Fakta yang Terungkap saat Pembahasan Karhutla

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanjung Jabung Timur Gustin mengatakan, sesuai dengan grafik dan hasil perhitungan kondisi udara dalam keadaan TIDAK SEHAT terjadi pada pukul 00.00-01.55 WIB.

Sedangkan Kondisi udara dalam keadaan SANGAT TIDAK SEHAT terjadi pada pukul 02.00-03.55 WIB, dan kondisi udara dalam keadaan BERBAHAYA terjadi pada pukul 04.00-06.55 WIB.

Baca: Satu Kota Cium Bau Busuk Bangkai, Polisi Telusuri dan Temukan Sumur Tua, Isinya Sungguh Mengejutkan

Baca: Cerita Orangtua di Batanghari yang Anaknya Dirawat Akibat ISPA, Diduga Terpapar Asap Karhutla

Baca: Tanggapan Dandim 0416/ Bute Soal Karhutla, Ada Hukum yang Mengatur, Warga Harus Tahu Dampak Karhutla

"Hal tersebut berdasarkan rata-rata kualitas udara parameter PM 25 Mikron pada hari Selasa, 17 September 2019 mulai pukul 00.00-06.55 WIB di Kabupaten Tanjung Jabung Timur berada dalam kondisi BERBAHAYA dengan nilai 250,96 ugram/m, di atas ambang batas yang telah ditentukan yaitu 65 ugram/m Baku Mutu," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya pula, selama Bulan september ini sendiri hanya ada Tiga hari yang kualitas udaranya masuk kategori tidak berbahaya selebihnya setiap hari masuk kategori berbahaya.

"Hingga tanggal 17 ini statusnya masih didominasi berbahaya, tercatat dari 17 hari tadi, 14 hari berstatus berbahaya," bebernya.

"Bahkan di beberapa hari tertentu mikron atau angka kualitas udaranya mencapai angka 500," ungkapnya.

Selama 2 Pekan di Bulan September, Kondisi Udara di Tanjab Timur Masuk Kategori Berbahaya (Abdullah Usman/Tribunjambi.com)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved