Campuz Zone

Sudah 20 Komunitas, Prodi Psikologi Universitas Jambi, Bentuk Komunitas Baru Setiap Tahun

Sudah 20 Komunitas, Prodi Psikologi Universitas Jambi, Bentuk Komunitas Baru Setiap Tahun

Sudah 20 Komunitas, Prodi Psikologi Universitas Jambi, Bentuk Komunitas Baru Setiap Tahun
IST
Sudah 20 Komunitas, Prodi Psikologi Universitas Jambi, Bentuk Komunitas Baru Setiap Tahun 

Sudah 20 Komunitas, Prodi Psikologi Universitas Jambi, Bentuk Komunitas Baru Setiap Tahun

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Program Studi Psikologi Universitas Jambi (Unja) lewat mata kuliah psikologi komunitas, membentuk komunitas baru yang berguna di masyarakat.

Psikologi komunitas dipelajari saat semester IV dan telah mendeklarasikan 20 komunitas dari berbagai bidang.

Ketua Prodi Psikologi Unja, Nofrans Eka Saputra menyampaikan, mata kuliah psikologi komunitas adalah bagian dari kurikulum psikologi. Untuk di Jambi, visi misi berkaitan dengan pengembangan kesehatan mental masyarakat.

Komunitas yag dibentuk mahasiswa Prodi Psikologi Unja
Komunitas yang dibentuk mahasiswa Prodi Psikologi Unja (IST)

"Capaian psikologi komunitas bukan hanya sekedar teori, tapi juga bisa menginisiasi, membangun, membentuk komunitas berdasarkan minat mereka sendiri," ungkapnya, Rabu (4/9/2019).

Mahasiswa diminta membangun komunitas sendiri, ada keharusan untuk pengambilan data, training, penyuluhan dan lain-lain.

Usai mata kuliah sudah ada kesepakatan saat deklarasi bahwa komunitas sudah menjadi tanggung jawab mahasiswa sebagai pendiri agar dapat bermanfaat bagi masyarakat Jambi.

Baca: Kamu Harus Coba, Dosen Unja Ini Berhasil Buat Nata De Coco dari Tauge Sebagai Sumber Nitrogennya

Baca: Inovasi Baru, Dosen Unja Olah Air Cucian Beras Jadi Nata de Leri, Berikut Cara Membuatnya!

Baca: Ini Lima Petinggi Universitas Jambi yang Daftar Sebagai Calon Rektor, Johni Najwan Maju Lagi

Baca: Arkeolog Universitas Indonesia: Situs Perahu Kuno Lambur Lebih Mendekati Jenis Kapal

Beberapa contoh komunitas yang telah terbentuk seperti Komunitas kampung pintar Indonesia (Kokapi), komunitas peduli kekerasan seksual remaja dan anak (Pikasera), Komunitas sayang eyang (Kosang), komunitas pengembangan literasi dan permainan tradisional (Pelita), dan komunitas lainnya dari beragam bidang.

"Ini sudah tahun kedua berjalan dan sudah mendeklarasikan 20 komunitas. Dimana setiap komunitas berikrar untuk berkontribusi bagi masyarakat. Pengembangan ke depannya ingin membuat duta komunitas," pungkasnya.

Sudah 20 Komunitas, Prodi Psikologi Universitas Jambi, Bentuk Komunitas Baru Setiap Tahun (Nurlailis/Tribunjambi.com)

Penulis: Nurlailis
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved