Inovasi Baru, Dosen Unja Olah Air Cucian Beras Jadi Nata de Leri, Berikut Cara Membuatnya!

Beras merupakan bahan makanan pokok masyarakat Indonesia, sehingga air limbah cucian beras dihasilkan tiap hari. Namun, masyarakat belum menyadari bah

Inovasi Baru, Dosen Unja Olah Air Cucian Beras Jadi Nata de Leri, Berikut Cara Membuatnya!
istimewa
Nata dari air cucian beras 

JAMBI, TRIBUNJAMBI.COM- Beras merupakan bahan makanan pokok masyarakat Indonesia, sehingga air limbah cucian beras dihasilkan tiap hari. Namun, masyarakat belum menyadari bahwa air cucian beras yang dibuang sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan produk yang lebih bermanfaat.

Salah satu pemanfaatkan dari air cucian beras ini adalah dengan cara pembuatan “Nata de Leri”.

Air cucian beras yang biasa dikenal dengan leri tersebut biasanya langsung dibuang karena dianggap tidak memiliki nilai tambah, namun sebenarnya masih mengandung karbohidrat, protein, dan vitamin B.

Pembuatan Nata De Coco
Pembuatan Nata De Leri (istimewa)

Kandungan karbohidrat inilah yang dapat dimanfaatkan untuk pembuatan nata.

Nata merupakan produk makanan yang berupa lapisan selulosa sebagai hasil fermentasi bakteri pembentuk nata, yaitu Acetobacter xylinum.

Nata merupakan makanan berkalori rendah yang sebagian besar tersusun dari air dan selulosa sehingga sering digunakan sebagai makanan pencuci mulut, bahan pencampur fruit cocktail, dan es krim.

Nata mempunyai warna putih, transparan, dan banyak mengandung air sehingga seratnya menyebabkan padat dan kenyal seperti jelly.

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen kimia fakultas sains dan teknologi Universitas Jambi, yang diketuai oleh Dr. Madyawati Latief, S.P., M.Si dengan beranggotakan Dr. Drs. Ngatijo, M.Si, Dr. Yusnaidar, S.Si., M.Si, Restina Bemis, M.Si, Hilda Amanda, S.Pd., M.Si dilakukan di KM. 13 Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, kabupaten muaro jambi.

Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini selain sebagai Tri Dharma Perguruan Tinggi juga untuk menumbukan jiwa entrepreneurshi warga desa pondok meja .

Kegiatan pengabdian masyarakat ini didanai oleh DIPA- PNBP LPPM Universitas jambi Tahun anggaran 2019.

Pembuatan nata de leri ini cukup mudah dilakukan yakni dengan cara memanaskan air leri , yang kemudian ditambahkan 3 sendok makan gula pasir, 3 sendok teh cuka, 1 sendok teh ZA/urea, aduk sampai mendidih, masukkan ke dalam loyang, dinginkan, masukkan 100 ml stater (Acetobacter xylinum), tutup dengan kertas koran, fermentasi selama 7 hari hingga terbentuk lembaran nata, cuci lembaran nata dengan air mengalir, potong dadu dan rebus sampai mendidih, ganti air rebusan, rebus kembali sampai mendidih dan tambahkan essence (perisa) jika perlu, Nata de Leri siap dihidangkan. 

Kegiatan pengabdian pembuatan nata de leri ini mendapat respon positif dari warga desa pondok meja

Penulis: rida
Editor: rida
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved