Tim Gabungan Evakuasi Jasad Uwak Utar, 1 Kilometer Menyusuri Pesisir Pantai

Bahtiar (70) korban menghilang lima hari ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sejauh 1 kilometer dari pompong miliknya.

Tim Gabungan Evakuasi Jasad Uwak Utar, 1 Kilometer Menyusuri Pesisir Pantai
IST
Basarnas evakuasi jenazah uwak Utar. 

Tim Gabungan Evakuasi Jasad Uwak Utar, 1 Kilometer Menyusuri Pesisir Pantai

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Bahtiar (70) korban menghilang lima hari ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sejauh 1 kilometer dari pompong miliknya.

Mardaniansyah, Koordinator Unit Siaga SAR Kuala Tungkal mengatakan tim gabungan bersama keluarga telah beberapa hari melakukan pencarian kepada korban sejak dilaporkannya menghilang.

Dia menjelaskan korban temukan salah satu keluarga, Amat Berkati, yang kemudian melaporkan ke BPBD sekitar pukul 12.44 WIB dan selanjutnya melakukan koordinasi dengan tim Basarnas untuk melakukan penyisiran.

"Setelah laporan diterima, BPBD berkoordinasi dengan Basarnas Jambi. Kemudian tim gabungan melakukan penyisiran menggunakan armada Boat RIB milik Basarnas," jelasnya kepada Tribunjambi.com setelah kembali ke markas Basarnas di Kuala Tungkal, Kamis (22/8/2019) malam.

Baca: 4 Hari Hilang, Uwak Utar Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Pangkal Babu

Baca: Buntut Penangkapan 59 Anggota SMB, KPAI: Kemana Anak-anak Mereka?

Baca: Enam Rekomendasi Komnas Perempuan untuk Pemerintah Jambi atas Kasus SMB

Baca: 2.302 Transkasi Mencurigakan Terjadi di Jambi, PPATK Catat Ada Transkasi Rp 27 Miliar

Baca: PPATK Bongkar Transaksi Keuangan Mencurigakan di Jambi, dari Transaksi Korupsi hingga ke Teroris

Kondisi almarhum telah mengalami pembengkakan dan diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari dengan kondisi telungkup. Namun untuk kepastian korban tidak dilakukan otopsi.

"Korban sudah ditemukan masyarakat dalam keadaan meninggal dunia sekitar 1 kilometer dari pompong di dalam hutan pesisir sungai," katanya.

Dia mengungkapkan, dalam proses evakuasi tim mengalami kesulitan dikarenakan kondisi air sedang surut, sehingga tim harus berjalan menyusuri tepi sungai.

"Kondisi air saat itu sedang surut, kami di atas endapan sendimen lumpur dengan menggunakan tandu darurat, karena boad tidak bisa langsung ke TKP," katanya.

Sehingga proses evakuasi memakan waktu yang cukup lama yaitu sekitar lima jam di lokasi TKP Muara Sungai, Kuala Betara.

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung diserahkan kepada keluarga yang berada di Parit 15, Pangkal Duri, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Mukhtar (70) alias Wak Utar, merupakan warga Jalan Manunggal 2 Parit IV Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjab Barat dilaporkan menghilang pada 18 Agustus lalu.

Menurut penuturan keluarga, Korban pada hari Minggu 18 Agustus 2019 sekira pukul 06.00 WIB bermaksud pulang kampung untuk mengunjungi rumah anak kandungnya di Parit 15 Pangkal Duri dengan menggunakan Pompong Kecil.

Baca: BREAKING NEWS, 45 Anggota DPRD Kota Jambi Terpilih Dilantik Hari Ini

Baca: Lagi, Jemaah Haji Asal Merangin Meninggal di Mekkah, Sempat Dirawat di RS King Abdul Aziz

Baca: Komnas Perempuan: Ibu Hamil Diseret dan Anggota SMB Disiksa Aparat Depan Anak Kecil

Baca: Lima Transkasi di Jambi Terindikasi Mengalir ke Teroris

Namun Korban tak kunjung sampai di tempat tujuan sehingga keluarga korban ( Ahmad Berkati ) memutuskan untuk melaporkan kejadian ini kepada Badan Penanggulangan Bencana melalui salah seorang Anggota TRC BPBD pelapor menceritakan Kronologis Kejadian melalui Telpon dan meminta BPBD untuk membantu mencari Korban. (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved