Join dengan Pertamina, Wali Kota Jambi Launching Kartu Pelanggan Gas Subsidi

Fasha mengatakan kebutuhan tabung gas di Kota Jambi setiap bulannya berkisar antara 450-500 ribu tabung.

Join dengan Pertamina, Wali Kota Jambi Launching Kartu Pelanggan Gas Subsidi
Tribunjambi/Rohmayana
Wali Kota Jambi Fasha berikan kartu kendali gas subsidi kepada warga Kota Jambi. 

Join dengan Pertamina, Wali Kota Jambi Launching Kartu Pelanggan Gas Subsidi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Selama ini gas bersubsidi bisa dinikmati oleh siapapun karena didistribusikan secara terbuka. Alhasil subsidi pun tidak tepat sasaran hingga membengkak.

Hal itulah yang dirasakan warga Kota Jambi selama ini. Terjadi antrean di pangkalan, dan bahkan terkadang sebagian warga harus gigit jari karena tidak mendapatkan jatah.

Hal itulah yang membuat Walikota Jambi ingin memperbaiki kondisi tersebut dengan mengeluarkan kartu pelanggan gas subsidi tersebut. Harapannya, penyaluran gas subsidi dapat dinikmati warga yang membutuhkan (tepat sasaran red). Selain itu, tidak lagi terjadi antrian panjang di sejumlah pangkalan, dan distribusinya merata di wilayah Kota Jambi.

“Ini merupakan program visi dan misi saat pencalonan Walikota dan Wakil Walikota Jambi. Berdasarkan pendataan ada sebanyak 65 ribu kartu yang akan dibagikan kepada masyarakat,” kata Wali Kota Jambi Syarif Fasha saat melakukan penandatanganan MoU dengan PT Pertamina serta Launching Kartu Kendali Gas LPG 3 Kilogram di Ruang Pola, Kamis (22/8).

Baca: Fasha Berharap Anggota Koperasi Tak Terlibat Kasus Pencucian Uang

Baca: Fasha Sindir Fraksi PKB Soal Pengesahan APBD-P 2019 Kota Jambi

Baca: Dua Kali Batal, Pembangunan Gedung VVIP RSUD Raden Mattaher Jambi Kembali Dilanjutkan

Baca: APBD-P 2019 Tanjab Barat Diketok, Segini Besarnya

Baca: Anak SMP Jadi Korban Tabrak Lari di Jujuhan Bungo, Orang tua Pingsan Lihat Kondisi Anaknya

Fasha mengatakan kebutuhan tabung gas di Kota Jambi setiap bulannya berkisar antara 450-500 ribu tabung. Dia menambahkan jumlah tersebut, berdasarkan data sebenarnya mencukupi. Hanya saja untuk saat ini beberapa pangkalan yang mengalami penumpukan dan perlu pemerataan.

"Ini akan kita data kembali dan kita lakukan pemerataan," katanya.

Menurutnya, untuk tahap awal ini baru 3 kecamatan yang dibagikan, dengan jumlah pelanggan sebanyak 7 ribu. Sementara untuk 8 kecamatan, sedang melakukan pemerataan pangkalan gas elpiji di masyarakat.

"Sebanyak 3 kecamatan sudah clear, yaitu di pelayangan, Pasar dan Danau Teluk. Kecamatan lain masih dalam proses. Kalau total baru 7 ribu lebih kartu yang sudah tercetak," tambahnya.

Kata dia, pangkalan saat ini tidak bisa lagi main-main. Jika ditemukan pelanggaran, maka akan dilakukan evaluasi dan pencabutan ijin. Pihaknya bekerjasama dengan Pertamina dan agen, guna melakukan pemetaan. Hal ini agar kuota gas dapat tersebar secara merata.

Walikota Fasha menambahkan, dari total 65 ribu yang bakal di berikan kartu pelanggan, sebanyak 61.699 merupakan pelanggan rumah tangga. Sementara sebanyak 3.497 merupakan pelaku usaha mikro. Dalam pelaksanaannya, nantinya setiap kepala keluarga berhak menerima 4 tabung gas setiap bulannya, begitu juga pelaku usaha.

“Bagi yang belum terdata dan masuk kategori penerima, maka bisa melaporkan kepada Ketua RT atau Lurah setempat,” katanya. (Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved