Fasha Sindir Fraksi PKB Soal Pengesahan APBD-P 2019 Kota Jambi

DPRD Kota Jambi akhirnya sahkan APBD-P 2019 Kota Jambi di akhir masa jabatannya.

Fasha Sindir Fraksi PKB Soal Pengesahan APBD-P 2019 Kota Jambi
Tribunjambi/Rohmayana
Rapat pengesahan RAPBD-P 2019 di Gedung DPRD Kota Jambi. 

Fasha Sindir Fraksi PKB Soal Pengesahan APBD-P 2019 Kota Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- DPRD Kota Jambi akhirnya sahkan APBD-P 2019 Kota Jambi di akhir masa jabatannya.

Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengatakan untuk pembahasan dan pengesahan APBD Perubahan 2019 masih dilakukan oleh DPRD yang lama, namun untuk APBD 2020 akan dibahas oleh DPRD terpilih yang baru.

“Nanti malam (tadi malam, red) paripurna internalnya diclearkan. APBD-P sudah paripurna stemmotivering. Juga sudah dievaluasi dan ditandatangani pak gubernur. Tidak ada masalah lagi,” kata Fasha, Kamis, (22/8).

Terkait adanya penolakan APBDP 2019 oleh Fraksi PKB DPRD Kota Jambi, Fasha mengatakan, harusnya sebagai fraksi yang menolak juga harus komitmen.

“Ada 1 fraksi yang menolak APBD Perubahan secara keseluruhan. Harusnya sebagai fraksi komitmen, kalau kita menolak anggaran perubahan 2019, Fraksi tersebut juga harus komit tidak menggunakan APBDP. Karena di APBDP tersebut juga ada anggaran perjalanan dinas DPRD,” ungkap Fasha.

Baca: Keluarga Uwak Utar Pilih Ikhlas Setelah Pria 70 Tahun Ditemukan di Perairan Pangkal Babu

Baca: Anggota Manggala Agni Muntah Darah, Tertimpa Kayu Saat Padamkan Api di Tahura Batanghari

Baca: Fasha Berharap Anggota Koperasi Tak Terlibat Kasus Pencucian Uang

Baca: 4 Hari Hilang, Uwak Utar Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Pangkal Babu

Baca: Salat Istisqa, Gubernur Jambi Ajak Masyarakat Introspeksi Diri

Fasha menyebutkan, jika fraksi tersebut tidak setuju, maka jangan gunakan anggaran perubahan 2019 untuk perjalanan dinas dan kegiatan yang dibiayai APBDP.

“Itu baru Fraksi yang komit. Jangan gunakan anggaran perubahan untuk perjalanan dinas, dan kegiatan yang dibiayai APBD Perubahan,” imbuhnya.

“Jangan teriak-teriak menolak. Tapi pas perjalanan dinas paling nomor satu,” ujar Fasha.

Sebelumnya pada paripurana Stemmotivering pengesahan RAPBD-P TA 2019, Selasa (13/8). Satu fraksi tidak menyetujui RAPBD-P yang akan disetujui menjadi APBD Perubahan 2019. Satu fraksi tersebut yakni dari fraksi PKB.

Fraksi PKB menilai dalam penganggaran APBD-P tahun 2019 terdapat ketidak profesionalan, karena mengingat masih ada penganggaran yang tidak mengedapan prinsip kehati-hatian dan asas manfaat.

"Faksi PKB menilai penggalokasian yang berprinsip kepada keinginan dan bukan kepada kebutuhan. Pada bagian Humas Setda Kota Jambi ada penambahan anggaran, padahal didalam pembahasan kita ketahui masih ada sisa anggaran," kata Abdullah Thaif saat paripurna Stemmotivering lalu.

Lanjutnya, dengan pertimbangan tersebut maka fraksi PKB menolak Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rancangan dan Pendapatan Belanja Daerah Perubahan RAPBD-P tahun 2019 untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah Kota Jambi tahun anggaran 2019. (Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved