Warga Sumsel Jadi Tersangka Pembunuhan di Jambi, WR Akui Tak Ada Dendam

ersangka kasus pembunuhan dan perampokan di Dusun Seberang Jaya, Kecamatan Bathin II Pelayang, WR (43) mengaku tidak ada unsur dendam.

Warga Sumsel Jadi Tersangka Pembunuhan di Jambi, WR Akui Tak Ada Dendam
Tribunjambi/Mareza
Kapolres Bungo didampingi Kasat Reskrim Polres Bungo dan Kapolsek Bathin II Pelayang menunjukkan barang bukti. 

Warga Sumsel Jadi Tersangka Pembunuhan di Jambi, WR Akui Tak Ada Dendam

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Tersangka kasus pembunuhan dan perampokan di Dusun Seberang Jaya, Kecamatan Bathin II Pelayang, WR (43) mengaku tidak ada unsur dendam atas perbuatan yang dia lakukan.

Saat diwawancarai awak media, WR mengaku hanya tersinggung dan emosi lantaran korban, Zulkifli (50) memukul istrinya.

"Dio datang ke pondok aku, marah-marah. Pas itu aku tengok dio pukul istri aku. Karena itulah, kubalas," katanya dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Bungo, Senin (12/8/2019).

Dari keterangannya, dia langsung membalas korban dengan menggunakan senjata tajam berupa parang.
Tak lama kemudian anak korban, Robi (26) datang dan berusaha menolong ayahnya. Robi pun sempat melawan sampai akhirnya harus menghadapi WR dan anaknya, JK (26) secara bersamaan.

"Aku sama anak aku. Yang satu lagi (Robi, red) itu kami lawan berdua," jelasnya.

Baca: Ekskavasi Situs Perahu Kuno, Bupati Romi: Jangan Sampai Ada Sejarah yang Putus

Baca: Sepi Peminat, Lelang Jabatan Eselon II di Merangin Diperpanjang

Baca: Lebih 50 Orang Mencari Keberadaan Toni yang Tenggelam di Sungai Batanghari

Baca: Momen Idul Adha, Fachrori Manfaatkan Bertemu Ketua LAM dan Mantan Bupati Bungo Tebo

Baca: Gajah di Lanskap Bukit Tigapuluh Terdesak Pendatang, Butuh Peran Swasta Selamatkan Gajah Jambi

Robi sempat melarikan diri dengan kondisi luka parah, sampai akhirnya ditemukan warga dan dirujuk ke rumah sakit.

Saat disinggung motif pembunuhan karena dendam, WR warga Kelurahan Petanang Ulu, Lubuk Linggau Utara 1, Kota Lubuk Linggau, Sumatra Selatan ini langsung membantah. Dia mengaku tersinggung dan tersulut emosi karena istrinya dipukul korban.

"Aku idak dendam. Idak ado aku dendam," tegas dia.

WR mengaku bekerja sebagai tukang kebun dan baru tinggal selama delapan bulan di Dusun Seberang Jaya. Di sana, WR tinggal bersama dua istri dan enam anak.

Sesaat setelah melakukan tindak pidana kejahatan terhadap nyawa itu, dia juga sempat melarikan diri ke rumah keluarganya di Lubuk Linggau Utara sebelum tertangkap tim Polres Bungo, Sabtu (10/8/2019). Saat penangkapan, tim Polres Bungo melakukan negosiasi dengan keluarganya. Namun, saat penangkapan JK tidak ditemukan. Hingga kini, tersangka JK masih dalam tahap pencarian.

Sebelumnya diberitakan, WR dan JK diduga telah melakukan pembunuhan di Dusun Seberang Jaya, Kecamatan Bathin II Pelayang, Bungo, pada Senin (5/8/2019). Akibat perbuatan mereka, korban Zulkifli meninggal dunia dan Robi mengalami luka parah. Kedua korban akhirnya ditemukan warga tak jauh dari pondok milik pelaku.

Atas perbuatannya, WR terancam pidana penjara selama 15 tahun. Dia disangkakan dengan pasal 338 KUHPidana. Subsider, pasal 170 ayat (2) ke-2e dan ke-3e KUHPidana. Lebih subsider, pasal 365 ayat (3) dan ayat (4) KUHPidana.

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved