Lebih 50 Orang Mencari Keberadaan Toni yang Tenggelam di Sungai Batanghari

Lebih dari 50 orang melakukan pencarian Toni yang tenggelam di Desa Pematang Pulai, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi.

Lebih 50 Orang Mencari Keberadaan Toni yang Tenggelam di Sungai Batanghari
Tribunjambi/Samsul Bahri
Tim Basarnas melakukan pencarian keberadaan Toni yang dikabarkan tenggelam di Sungai Batanghari. 

Lebih 50 Orang Mencari Keberadaan Toni yang Tenggelam di Sungai Batanghari

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Lebih dari 50 orang melakukan pencarian Toni yang tenggelam di Desa Pematang Pulai, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi. Pencarian ini melibatkan enam orang tim SAR.

Anggota TNI, Kepolisian, BPBD, Pol air dan juga masyarakat sekitar juga turut berupaya membantu untuk menemukan korban. Hal ini diungkapkan oleh Dantim Basarnas, Erwin Dapit yang melakukan pencarian terhadap korban.

"Untuk berapa banyak yang ikut melakukan pencarian itu tidak bisa dihitung, banyak, 50 orang lebih karena termasuk masyarakat juga ikut. Kalo dari kita Tim Basarnas ada enam orang. Pencarian juga dibantu dari TNI, Kepolisian, BPBD dan masyarakat," ujarnya kepada Tribunjambi.com, Senin (12/8).

Sebelumnya diberitakan bahwa Toni (30) warga Rt 02 Desa Pematang Pulai, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi, jatuh tenggelam ke Sungai Batanghari. 

Baca: Tanaman Penyembuh Kanker Ditemukan di Indonesia, Berada di Kalimantan, Keberadaan Hutan Dirahasiakan

Baca: Momen Idul Adha, Fachrori Manfaatkan Bertemu Ketua LAM dan Mantan Bupati Bungo Tebo

Baca: Gajah di Lanskap Bukit Tigapuluh Terdesak Pendatang, Butuh Peran Swasta Selamatkan Gajah Jambi

Baca: Ekspresi Kaesang, Putra Jokowi saat Dipaksa Foto Bareng Ajudan Cantik Iriana Jokowi, Sandhyca Putrie

Kejadian bermula ketika Ia bersama dengan dua orang rekannya ingin menuju ke Pantai Pasir yang berada di tengah Sungai Batanghari dengan cara berenang pada Minggu sore (11/8). 

Kata Erwin, pencarian korban dilakukan sejak Minggu (11/8). Untuk melakukan pencarian korban digunakan alat LCR dan alat penyelam, namun menurutnya upaya pencarian dengan alat penyelam tidak berjalan maksimal.

"Upaya kita hari ini kita coba lakukan dengan penyelaman tapi karena arus deras makanya penyelaman tidak maksimal. Untuk seterusnya kita lakukan penyisiran, mudah-mudahan korban cepat ditemukan," terangnya.

"Kemudian dari Polsek Sekernan juga dibantu dengan satu unit speed," pungkasnya.

Sementara itu, sampai berita ini diturunkan, banyak masyarakat yang berdatangan ke lokasi tempat kejadian untuk mendapatkan informasi dari tenggelamnya Toni.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved