Berita Jambi

Jangan Sampai Jadi Korban, Kenali Ciri-Ciri Fintech Peer-To-Peer Lending Ilegal

Jangan Sampai Jadi Korban, Kenali Ciri-Ciri Fintech Peer-To-Peer Lending Ilegal

Jangan Sampai Jadi Korban, Kenali Ciri-Ciri Fintech Peer-To-Peer Lending Ilegal
Tribunjambi/Fitri Amalia
Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jambi, Endang Nuryadin. Jangan Sampai Jadi Korban, Kenali Ciri-Ciri Fintech Peer-To-Peer Lending Ilegal 

Jangan Sampai Jadi Korban, Kenali Ciri-Ciri Fintech Peer-To-Peer Lending Ilegal

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Agar masyarakat tidak menjadi korban Peer To Peer Lending dan Investasi ilegal, Satgas Waspada Investasi juga melakukan tindakan preventif dengan melakukan edukasi menggunakan media luar ruang digital.

Juga media sosial, serta sosialisasi bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia, Google Indonesia, dan Bareskrim Polri.

Ada 10 ciri-ciri Fintech Ilegal yang dapat dengan mudah dikenali, yakni tidak memiliki izin resmi, tidak ada identitas dan alamat kantor yang jelas, pemberian pinjaman sangat mudah, informasi bunga dan denda tidak jelas, bunga tidak terbatas, dan denda tidak terbatas.

Baca: Sepakat, OJK dan Bareskrim Polri Siap Berantas Fintech Peer To Peer Lending Ilegal&Investasi; Ilegal

Baca: Hukum Berkurban Tapi Belum Akikah? Ustaz Abdul Somad: Tidak Ada Hubungannya

Baca: Gara-gara Mie Instan, Ayah dan Anak di Bungo Dirampok dan Dibacok Hingga Tewas, Begini Kronologinya

Selain itu, penagihan tidak batas waktu, akses ke seluruh data yang ada di ponsel, ancaman teror kekerasan, penghinaan, pencemaran nama baik, menyebarkan foto/video pribadi, dan terakhir tidak adanya layanan pengaduan.

Selanjutnya Satgas Waspada Investasi mengimbau kepada masyarakat agar sebelum melakukan pinjaman kepada Fintech Peer-To-Peer Lending untuk memahami hal-hal sebagai berikut.

Pertama pinjam pada Fintech Peer-To-Peer Lending yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pinjam sesuai kebutuhan dan kemampuan. Pinjam untuk kepentingan yang produktif.

Baca: VIDEO: Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Mbah Moen Meninggal Dunia di Mekah

Baca: Jadwal Liga Inggris 2019/2020, MU Beli Harry Maguire, Gencar Dekati Gelandang Tottenham Hotspurs?

Baca: VIDEO: Inilah Kehebatan Enzo, Taruna Akmil yang Diwawancarai Panglima TNI Hadi Tjahjanto

Selain itu pahami manfaat, biaya, bunga, jangka waktu, denda dan risikonya sebelum memutuskan untuk melakukan pinjaman kepada Fintech Peer-To-Peer Lending.

OJK juga selalu mengimbau kepada masyarakat agar membaca dan memahami persyaratan ketentuan dalam Fintech Peer To Peer Lending terutama mengenai kewajiban dan biayanya.

Hal yang harus dipahami adalah Fintech Peer To Peer Lending merupakan perjanjian pendanaan yang akan menimbulkan kewajiban dikemudian hari untuk pengembalian pokok dan bunga utang secara tepat waktu sesuai dengan kesepakatan antara kedua belah pihak.

Halaman
123
Penulis: fitri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved