Berita Jambi

Jangan Sampai Jadi Korban, Kenali Ciri-Ciri Fintech Peer-To-Peer Lending Ilegal

Jangan Sampai Jadi Korban, Kenali Ciri-Ciri Fintech Peer-To-Peer Lending Ilegal

Jangan Sampai Jadi Korban, Kenali Ciri-Ciri Fintech Peer-To-Peer Lending Ilegal
Tribunjambi/Fitri Amalia
Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jambi, Endang Nuryadin. Jangan Sampai Jadi Korban, Kenali Ciri-Ciri Fintech Peer-To-Peer Lending Ilegal 

OJK juga meminta agar masyarakat dapat mengunjungi website www.ojk.go.id dan menghubungi kontak OJK 157 dan email konsumen@ojk.go.id untuk mendapatkan informasi kegiatan Fintech Peer To Peer Lending dan mewaspadai keberadaan dan menghindari interaksi dengan Investasi illegal.

"Masyarakat juga harus jeli, jadi harus yang berizin dari OJK, yang resmi, jangan yang ilegal," tegas Endang Nuryadin, Kepala OJK Provinsi Jambi.

Endang menjelaskan, masyarakat sebelum meminjam uang melalui fintech maka calon peminjam harus memastikan beberapa hal yakni pastikan meminjam di perusahaan yang terdaftar atau berizin OJK. Nasabah dapat melakukan pengecekan di website OJK.

Kedua, peminjam melakukan peminjaman sesuai kebutuhan produktif dan maksimal 30 persen dari penghasilan.

Baca: Promo Super Besar 1 Free Super Mantap di KFC WTC Batanghari Jambi dan Sipin Mulai 5 - 9 Agustus 2019

Baca: PT Semen Padang Wilayah Jambi Gelar Temu Pelanggan Semen Curah PT Semen Padang

Baca: Siapa Sebenarnya Gus Yasin? Anak dari KH Maimun Zubair Orang Nomor Dua di Jawa Tengah

Baca: Ngaku Depresi, Dapat Bisikan Gaib, Pelempar Batu ke Rumah Susi Pudjiastuti Ditangkap, Kelahiran 1981

"Pinjam untuk kebutuhan produktif, bukan konsumtif dan tidak melebihi 30 persen dari penghasilan. Agar tidak memberatkan pertimbangan tanggungan atau cicilan lain yang harua dibayar," ujarnya.

Ia melanjutkan, calon nasabah perlu mengingat kewajibannya yakni melunasi tepat waktu. Yang terpenting jangan melakukan sistem gali lobang tutup lobang dalam meminjam uang.

"Jangan bayar pinjaman dari uang pinjaman yang baru, jadikan membayar cicilan sebagai prioritas utama setelah menerima gaji," tuturnya.

Penting diketahui nasabah, bahwa nasabah harus mengetahui bunga dan denda pinjaman sebelum meminjam.

Nasabah bisa melakukan survei terlebih dahulu dan Pilihlah pinjaman online yang menawarkan bunga dan denda paling rendah untuk meringankan cicilan.

Ia juga menegaskan, bahwa nasabah perlu dan wajib memahami kontrak perjanjian.

Halaman
123
Penulis: fitri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved