Berita Bungo
Gara-gara Mie Instan, Ayah dan Anak di Bungo Dirampok dan Dibacok Hingga Tewas, Begini Kronologinya
Gara-gara Mie Instan, Ayah dan Anak di Bungo Dirampok dan Dibacok, Begini Kronologinya
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Deni Satria Budi
Gara-gara Mie Instan, Ayah dan Anak di Bungo Dirampok dan Dibacok, Begini Kronologinya
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Gara-gara utang, Wardi (45), warga Dusun Seberang Jaya, Kecamatan Bathin II Pelayang, diduga tega membacok ayah dan anak hingga tewas dan luka parah, Senin (5/8/2019) malam.
Informasi yang Tribunjambi.com himpun, korban bernama Zukifli (50), warga Dusun Seberang Jaya yang harus meregang nyawa karena dibacok pelaku. Sedangkan Robi Setiawan (26), anaknya mengalami luka parah.
Kapolres Bungo, AKBP Januario Jose Morrais melalui Paur Humas Polres Bungo, Iptu M Nur mengatakan, kejadian itu bermula saat istri pelaku (Wardi, red) mendatangi warung korban mengambil satu dus mie instan dan cokelat-cokelat. Kemudian istri pelaku lansung pergi tanpa membayar.
Baca: Ayah dan Anak di Bungo Dirampok di Kebun Karet, Sang Ayah Tewas Dibacok, Anaknya Luka Berat
Baca: Jadwal Liga Inggris 2019/2020, MU Beli Harry Maguire, Gencar Dekati Gelandang Tottenham Hotspurs?
Baca: Promo Super Besar 1 Free Super Mantap di KFC WTC Batanghari Jambi dan Sipin Mulai 5 - 9 Agustus 2019
"Dikarenakan istri pelaku tidak membayar belanjaan tersebut, menantu korban yang bernama Mila menelepon korban, memberitahu hal tersebut kepada korban (Zulkifli, red)," terangnya, melalui keterangan tertulis, Selasa (6/8/2019).
Mendapat kabar itu, korban Zulkifli menyusul ke kebun tempat tinggal pelaku. Namun, karena korban tidak kunjung pulang ke rumah, anak korban, Robi menyusul korban.
Tapi lagi-lagi Robi tak kunjung pulang, sehingga Mila menghubunginya melalui ponsel dan mendengar Robi meminta tolong.
Baca: Hukum Berkurban Tapi Belum Akikah? Ustaz Abdul Somad: Tidak Ada Hubungannya
Baca: VIDEO: Inilah Kehebatan Enzo, Taruna Akmil yang Diwawancarai Panglima TNI Hadi Tjahjanto
Baca: Dua Rahasia KH Maimoen Zubair Dibuka Gus Dur setelah Tinggalkan Tausiah, Anda gak akan kuat`
Selanjutnya, Mila menghubungi Sahrial dan Rio, warga sekitar yang langsung menyusul kedua korban ke kebun.
"Sesampai di kebun, mereka melihat sinar dari cahaya hp, langsung menghampiri sinar tersebut dan mendapatkan korban Robi bersimbah darah dengan luka bacokan di kepala. Setelah itu Sahrial dan Rio membawa Robi ke Puskesmas, sebelum dirujuk ke RSUD H Hanafie," terangnya lagi.
Tak lama kemudian, warga lain menyusul ke TKP dan menemukan korban Zulkifli sudah meninggal dunia dengan luka bacokan di kepala dan tangan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pelayang.
Sebelumnya diberitakan, tersangka kasus pembunuhan dan perampokan itu adalah Wardi (45), warga Dusun Seberang Jaya atau Linggau, Musi Rawas.
Dikatakannya, piket Polsek Bathin II Pelayang mendapat informasi temuan mayat sekitar pukul 20.30 WIB.
"Setelah itu, Kapolsek beserta seluruh anggota meluncur ke TKP. Di TKP, langsung olah TKP dengan hasil ditemukan satu buah topi dan baju hijau, dua pasang sandal hitam, sepasang sandal merah, satu batang kayu sepanjang 1 meter dan lebar 4 cm, sepasang sandal anak kecil berwarna kuning, serta darah yang bercecran di sekitar TKP," jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (6/8/2019).
Selain itu, Robi juga ditemukan bersimbah darah, tak jauh dari sana. Bukan cuma melakukan pembunuhan, tersangka juga membawa kabur satu unit sepeda motor kawasaki merek ninja R warna hijau daun dan satu unit sepeda motor honda merek win warna hitam.
Informasi yang Tribunjambi.com himpun, saat ini tim kepolisian masih melakukan pengejaran.
"Kasat Reskrim dan Unit Reskrim Polres bungo, beserta Kanit res Pelayang mengejar tersangka yang diduga lari ke arah Musi Rawas, Palembang," kata Iptu M Nur.
Gara-gara Mie Instan, Ayah dan Anak di Bungo Dirampok dan Dibacok, Begini Kronologinya (Mareza Sutan A J/Tribun Jambi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ilustrasi-pembacokan-pisau.jpg)