Tiga Bulan, Polres Muarojambi Tangkap 15 Pengedar Sabu, Barang Haram Disuplai dari Pulau Pandan

Satres Narkoba Polres Muarojambi melakukan ekspose dalam perkara tindak pidana narkoba rekap hasil kasus triwulan pertama tahun 2019.

Tiga Bulan, Polres Muarojambi Tangkap 15 Pengedar Sabu, Barang Haram Disuplai dari Pulau Pandan
Tribunjambi/Samsul Bahri
Satres Narkoba Polres Muarojambi melakukan ekspose dalam perkara tindak pidana narkoba rekap hasil kasus triwulan pertama tahun 2019. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Satres Narkoba Polres Muarojambi melakukan ekspose dalam perkara tindak pidana narkoba rekap hasil kasus triwulan pertama tahun 2019.

Ekspose ini langsung disampaikan oleh Kasatres Narkoba, AKP Lamhote Hutapea didampingi oleh Paur humas Polres Muarojambi, Ipda Candra.

Dalam kesempatan ini, Ia menjelaskan bahwa dalam kurun waktu tiga bulan tersebut, pihaknya berhasil mengungkap kasus narkoba yang terjadi di Kabupaten Muarojambi. Sebanyak 15 orang tersangka berhasil diamankan oleh pihak Polres Muarojambi.

“Jadi barang bukti yang kita amankan narkotika jenis sabu sebanyak 11,97 gram, kemudian roda dua sebanyak tujuh kendaraan, dan itu semuanya dalam kondisi baik," jelasnya.

Adapun barang bukti lainnya yang berhasil diamankan oleh Satres Narkoba berupa alat hisab bong, kemudian beberapa HP yang di gunakan untuk bertransaksi menjual barang haram tersebut.

Baca: Dibantu Bank Jerman Rp 225 Miliar, Pembangunan TPA di Kota Jambi Baru 11 Persen

Baca: Hasil Uji Labor Danau Kerinci Mengandung Merkuri, Sekda Kerinci Minta Uji Ulang

Baca: JPU Kejari Jambi Ajukan Banding, Tak Terima Mantan Kades Balai Semurup Kerinci Divonis 2,5 Tahun

Baca: Ditinggal Jualan di Pasar, Rumah Erlinawati di Sungai Penuh Ludes Terbakar

Baca: VIDEO: Final Piala Presiden 2019 akan Hasilkan Juara Baru atau Juara Ulang

Sementara itu, ditambahkan Kasatres Narkoba untuk penangkapan terhadap 15 tersangka tersebut tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Muarojambi. Lebih lanjut, dua dari 15 tersangka yang diamankan oleh Polres Muarojambi merupakan resedivis.

"Rata-rata untuk tersangka yang kita amankan adalah sebagai kurir. Memang secara kuantitas barang bukti memang tidak signifikan namun dalam hasil pemeriksaan, para tersangka merupakan kurir yang selama ini melakukan transaksi di wilayah Muarojambi," ungkapnya.

Selain itu, dalam kesempatan ini dikatakannya bahwa barang haram tersebut didapatkan dari Pulau Pandan, Kota Jambi. Sementara sasaran peredaran barang haram tersebut yaitu rata-rata kategori anak-anak hingga remaja.

"Para pelaku kurir menjual dengan harga kemampuan dari pembeli, contohnya ada paket hemat Rp 20 ribu atau Rp 30 ribu. Ini merupakan teknik mereka dalam menjual dan merusak generasi muda," terangnya.

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa berdasarkan alat bukti yang di amankan oleh pihaknya, memang ada keterkaitan bandar narkoba sehingga 15 tersangka tersebut mendapatkan barang haram untuk dijual.

Diungkapkan oleh AKP Lamhot Hutapea, bahwa pihaknya sudah melakukan pengembangan dan pihaknya juga sudah pernah mengamankan bandar tersebut di tahun 2018 lalu.

"Dan itu ada di Pulau Pandan, dan ada juga mengarah ke lapas," pungkasnya.

Sementara tersangka akan dikenakan pasal 112 dan 114 UU No 35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Baca: Juru Bicara KPK Beberkan 60 Anggota DPRD di Jambi Belum Laporkan Harta Kekayaannya

Baca: LKPJ Dikritik, Ini Tanggapan Bupati Safrial Atas Pandangan Umum Anggota DPRD Tanjab Barat

Baca: VIDEO: Jadwal Pertandingan Final Piala Presiden 2019, Digelar dengan Sistem Kandang-Lawan

Penulis: syamsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved