Hasil Uji Labor Danau Kerinci Mengandung Merkuri, Sekda Kerinci Minta Uji Ulang

Hasil uji laboratorium air Danau Kerinci menunjukkan bahwa air Danau Kerinci tidak aman untuk dikonsumsi, karena mengandung merkuri.

Hasil Uji Labor Danau Kerinci Mengandung Merkuri, Sekda Kerinci Minta Uji Ulang
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Danau Kerinci 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI – Beberapa waktu lalu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi telah melakukan uji laboratorium air Danau Kerinci. Hasilnya menyebutkan, bahwa air Danau Kerinci tidak aman untuk dikonsumsi, karena mengandung merkuri.

Kepala DLH Kerinci, Gazdinul Gazam dikonfirmasi terkait hal itu membenarkannya. Ia mengatakan, bahwa beberapa waktu lalu ada hasil sampel dari DLH Provinsi Jambi yang mengambil sampel air Danau Kerinci.

“Katanya danau kita (Danau kerinci, red) ada kandungan merkuri. Memang tingkatnya masih kecil, sekitar mendekati baku mutu lingkungan,” kata Gazdinul Gazam.

Gazdinul Gazam yang juga Pj Sekda Kerinci ini mengaku, masih belum yakin dengan hasil uji labor tersebut. Sebab di Kabupaten Kerinci tidak ada kegiatan penambangan emas.

“Kita ragu kok danau kita (Danau Kerinci) ada kandungan merkuri. Apa betul, kalau betul dari mana sumbernya,” sebutnya.

Baca: Ditinggal Jualan di Pasar, Rumah Erlinawati di Sungai Penuh Ludes Terbakar

Baca: JPU Kejari Jambi Ajukan Banding, Tak Terima Mantan Kades Balai Semurup Kerinci Divonis 2,5 Tahun

Baca: LKPJ Dikritik, Ini Tanggapan Bupati Safrial Atas Pandangan Umum Anggota DPRD Tanjab Barat

Baca: Juru Bicara KPK Beberkan 60 Anggota DPRD di Jambi Belum Laporkan Harta Kekayaannya

Baca: VIDEO: Jadwal Pertandingan Final Piala Presiden 2019, Digelar dengan Sistem Kandang-Lawan

Mengenai hal ini sebutnya, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan DLH Provinsi Jambi dan pusat terkait status danau tersebut. Pihaknya juga telah mempertanyakan ke LHK pusat mengenai hal tersebut.

“Kabarnya pusat juga akan menindaklanjuti ini. Jadi ini perlu dikaji ulang, ambil sampel ulang, diteliti betul di laboratorium,” tegasnya.

Sebab ujarnya, data yang ada saat ini belum bisa dianggap valid. Apa lagi dirinya sendiri juga belum yakin dengan hasil yang telah dipaparkan tersebut.

“Kita sendiri belum yakin. Kalau betul dari mana sumbernya. Sebab kita tidak ada penambangan emas,” ujarnya lagi.

Kalau memang kandungan merkuri yang ada di Danau Kerinci diakibatkan dari kegiatan pertanian, seperti penggunaan pestisida sebutnya, hal itu sangat kecil terjadi.

Halaman
12
Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved