Ditinggal Jualan di Pasar, Rumah Erlinawati di Sungai Penuh Ludes Terbakar

Satu unit rumah di Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh ludes dilalap api.

Ditinggal Jualan di Pasar, Rumah Erlinawati di Sungai Penuh Ludes Terbakar
Tribunjambi/Heru
Satu unit rumah di Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungaipenuh ludes dilalap api. 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAI PENUH - Satu unit rumah di Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh ludes dilalap api. Peristiwa tersebut terjadi pada, Senin (8/4) sekira pukul 13.00 WIB siang.

Informasi yang dihimpun, rumah tersebut milik Erlinawati (58). Selain melalap satu unit rumah, dua sepeda motor serta seisi rumah juga rata menjadi abu.

Kejadian tersebut terjadi saat pemilik rumah meninggalkan rumah untuk berjualan di pasar Sungai Penuh.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun penyebab kebakaran masih belum bisa dipastikan, sedangkan kerugian ditaksir mencapai Rp 250 juta.

Salah seorang warga setempat, Firman mengatakan, saat kejadian suasana sedang sepi dan cuaca panas. Sehingga saat api mulai membesar sulit bagi warga untuk memadamkan, karena api dengan cepat menjalar dan melahap bagian dan seisi rumah.

"Saat terjadi kebakaran rumah dalam keadaan kosong karena pemilik rumah berjualan di pasar Sungai Penuh," terangnya.

Baca: VIDEO: Jadwal Pertandingan Final Piala Presiden 2019, Digelar dengan Sistem Kandang-Lawan

Baca: JPU Kejari Jambi Ajukan Banding, Tak Terima Mantan Kades Balai Semurup Kerinci Divonis 2,5 Tahun

Baca: LKPJ Dikritik, Ini Tanggapan Bupati Safrial Atas Pandangan Umum Anggota DPRD Tanjab Barat

Baca: Juru Bicara KPK Beberkan 60 Anggota DPRD di Jambi Belum Laporkan Harta Kekayaannya

Baca: Hasil Survei Puskaptis Pasangan Prabowo - Sandiaga Unggul Tipis dari Pasangan Jokowi - Maruf Amin

Saat api kian membesar lanjut dia, warga langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Setelah Damkar sampai, sekitar satu jam kemudian api berhasil dipadamkan.

"Beruntung api berhasil dipadamkan, dan tidak menjalar ke rumah warga yang lain," ungkapnya.

Ketua Forum Tagana Kota Sungai Penuh, Yudia Afriandonal mengatakan, kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 250 juta, untuk penyebab kebakaran masih diselidiki pihak Polres Kerinci.

“Untuk pemadaman dikerahkan 6 unit mobil kebakaran, api berhasil dipadamkan sekitar satu jam,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Sungai Penuh, Iptu Yudistira mengatakan, untuk penyebab kebakaran masih belum bisa dipastikan. Sebab petugas sedang melakukan penyelidikan di lapangan.

"Belum diketahui penyebab pasti, apakah korsleting listrik atau ada penyebab lain. Namun akibat peristiwa tersebut korban mengalami kerugian materil, sedangkan korban jiwa tidak ada," singkatnya.

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved