Bupati Masnah Sebut Dinas PU Muarojambi Tak Miliki Data Jalan Rusak, Yultasmi Langsung Angkat Bicara

Kepala Dinas PU Kabupaten Muarojambi, Yultasmi angkat bicara soal penyampaian Bupati Muarojambi, Masnah Busro beberapa waktu lalu.

Bupati Masnah Sebut Dinas PU Muarojambi Tak Miliki Data Jalan Rusak, Yultasmi Langsung Angkat Bicara
tribunjambi/syamsul bahri
Perbaikan jalan di Kabupaten Muarojambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Kepala Dinas PU Muarojambi, Yultasmi angkat bicara soal penyampaian Bupati Muarojambi, Masnah Busro beberapa waktu lalu. Terkait dengan data jalan, Yultasmi mengatakan bahwa Kabupaten Muarojambi telah memiliki data teknis jalan sejak 2013.

Ia mengatakan bahwa data tersebut ditandai dengan adanya terbitan SK jalan kabupaten dan data teknis jalan kabupaten. Namun diakuinya data tersebut baru mencakup ruas-ruas Jalan Kabupaten, belum termasuk ruas jalan desa.

"Ini pun baru diperbaharui pada akhir tahun 2018 karena merubah SK jalan dimungkinkan dalam kurun waktu 5 tahun sekali dan adapun kondisi jalan Kabupaten Muarojambi," ujarnya, Senin (8/4)

Sebelumnya diberitakan bahwa Bupati Kabupaten Muarojambi, Masnah Busro sebut Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muarojambi tidak memiliki data real terkait dengan titik-titik jalan rusak di Kabupaten Muarojambi. Hal ini disampaikan oleh Masnah Busro pada saat paripurna penyampaian LKPJ di gedung DPRD beberapa waktu lalu.

Baca: Arab Saudi Terapkan Aturan Baru, Perekaman Biometerik 1.300 Calon Jamaah Haji Jambi Dikebut

Baca: Tiga Bulan, Polres Muarojambi Tangkap 15 Pengedar Sabu, Barang Harap Disuplai dari Pulau Pandan

Baca: Dibantu Bank Jerman Rp 225 Miliar, Pembangunan TPA di Kota Jambi Baru 11 Persen

Baca: Hasil Uji Labor Danau Kerinci Mengandung Merkuri, Sekda Kerinci Minta Uji Ulang

Baca: VIDEO: Final Piala Presiden 2019 akan Hasilkan Juara Baru atau Juara Ulang

Lebih lanjut, Yultasmi menjelaskan bahwa berdasarkan data DD1, kondisi jalan di Kabupaten Muarojambi cukup baik. Untuk kondisi baik, dikatakan oleh Yultasmi sebanyak 57 persen, kondisi sedang sebanyak 15 persen.

"Untuk rusak ringan sebanyak 11 persen, dan rusak berat 17 persen. Namun dari pada itu sesuai dengan kondisi lapangan dan perkembangan teknologi kita akan terus mengupdate data teknis jalan untuk berbasis web, dan ini lah yang diminta oleh Kementerian yang kita belum ada," terangnya.

Sementara itu, Ia menerangkan bahwa pada tahun 2019 dan untuk usulan tahun 2020, usulan ruas jalan daerah harus dilengkapi dengan data. Adapun data yang dimaksud adalah data Jalan Kabupaten yang diusulkan untuk ditangani pusat melalui dana DAK.

"Itu dilengkapi dengan menyampaikan data dan dokumen gambaran rincian kondisi jalan per 200 meter. Kemudian dilengkapi foto, koordinat lokasi, backup data kondisi Jalan yang sangat detail," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa data tersebut diperoleh melalui dokumen perencanaan, yang kemudian dilanjutkan dengan dokumen survei. Hal itu pun dikatakan oleh Yultasmi, dilakukan bersama perwakilan PU Muarojambi, Tim PU Propinsi Jambi dan tim Perwakikan P2JN di Jambi.

"Data yang disampaikan itu telah melalui tahapan verifikasi serta berita acara disetujui dan ditandatangani bersama. Selanjutnya di Kementrian pun usulan daerah masih di verifikasi lagi oleh Tim BPIW dan tim BAPPENAS," pungkasnya.

Baca: Ditinggal Jualan di Pasar, Rumah Erlinawati di Sungai Penuh Ludes Terbakar

Baca: JPU Kejari Jambi Ajukan Banding, Tak Terima Mantan Kades Balai Semurup Kerinci Divonis 2,5 Tahun

Baca: LKPJ Dikritik, Ini Tanggapan Bupati Safrial Atas Pandangan Umum Anggota DPRD Tanjab Barat

Baca: Juru Bicara KPK Beberkan 60 Anggota DPRD di Jambi Belum Laporkan Harta Kekayaannya

Penulis: syamsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved