Arab Saudi Terapkan Aturan Baru, Perekaman Biometerik 1.300 Calon Jamaah Haji Jambi Dikebut

Proses perekaman biometrik untuk calon jemaah haji musim haji 1440H/2019M dari Provinsi Jambi terus dikebut.

Arab Saudi Terapkan Aturan Baru, Perekaman Biometerik 1.300 Calon Jamaah Haji Jambi Dikebut
Tribunjambi/Zulkifli
Kasubag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Provinsi Jambi M. Thoif. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Proses perekaman biometrik untuk calon jamaah haji musim haji 1440H/2019M dari Provinsi Jambi terus dikebut. Ini dilakukan karena rekam biometrik menjadi syarat wajib untuk pengurusan visa haji sesuai ketentuan dan kebijakan yang diterapkan pemerintah Arab Saudi mulai tahun ini.

Berdasarkan data dari Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jambi menunjukkan, dari 2.899 Calon Jamaah Haji di Provinsi Jambi, hingga saat ini setidaknya sudah ada 1.325 orang yang telah melakukan perekaman biometrik.

Kasubag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Provinsi Jambi M. Thoif saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan, perekaman biometrik tersebut dilakukan oleh perusahaan atau pihak ketiga yang ditunjuk langsung oleh Pemerintah Arab Saudi.

"Untuk Provinsi Jambi, perekaman biometrik hanya dilakukan disatu titik yaitu di Kantor Pos Pijoan, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi," ujarnya, Senin (8/4).

Baca: Tiga Bulan, Polres Muarojambi Tangkap 15 Pengedar Sabu, Barang Harap Disuplai dari Pulau Pandan

Baca: Dibantu Bank Jerman Rp 225 Miliar, Pembangunan TPA di Kota Jambi Baru 11 Persen

Baca: Hasil Uji Labor Danau Kerinci Mengandung Merkuri, Sekda Kerinci Minta Uji Ulang

Baca: Ditinggal Jualan di Pasar, Rumah Erlinawati di Sungai Penuh Ludes Terbakar

Baca: VIDEO: Final Piala Presiden 2019 akan Hasilkan Juara Baru atau Juara Ulang

Sehingga, lanjut Thoif, calon jamaah haji yang tinggal di 11 kabupaten/Kota hanya dapat melakukan perekaman di satu tempat saja.

“Sebenarnya kita sudah mengusulkan agar perekaman biometrik dilakukan di beberapa titik. Dengan harapan memudahkan calon jamaah dari daerah lain yang tempat tinggalnya jauh. Tapi sampai saat ini belum ada perubahan," ungkapnya.

Kendati demikian, menurutnya, perekaman biometrik kali ini berbeda dengan penyelenggaraan haji tahun lalu. Dimana perekaman biometrik dilakukan saat calon jamaah haji berada di Asrama haji menjelang keberangkatan ke tanah suci.

"Jadi nanti saat keberangkatan, jamaah tidak perlu lagi melakukan rekam biometrik, karena sudah dilakukan dari sekarang," terangnya.

Oleh karenanya, Thoif menghimbau kepada seluruh calon jamaah haji yang belum melakukan perekaman agar segera datang ke Kantor Pos Pijoan untuk melakukan perekaman. "Jamaah yang melakukan perekaman biometrik tidak dipungut biaya sepersenpun," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved