Sabtu, 2 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Layanan Bank Jambi Lumpuh

Siapa Hacker yang Bobol Sistem Bank Jambi, Dilaporkan ke Polda

Mereka keluar ruangan. Ikhsan mengatakan pihak Bank Jambi menduga ada peretasan oleh hacker pada sistem.

Tayang:
Penulis: tribunjambi | Editor: asto s

"Saya baru bisa akses cek saldo hari ini. Dan ketika saya cek, memang ada mutasi saldo sekira Rp24 juta. Terkait ini, saya belum mendapatkan informasi pasti mengenai hilangnya saldo saya ditransfer atau bagaimana," katanya.

Septa terkejut dan cemas. Menurutnya, hingga kini belum ada penjelasan detail mengenai mekanisme transaksi yang mengakibatkan dana di rekeningnya berpindah.

Menindaklanjuti itu, dia langsung meminta klarifikasi ke pihak Bank Jambi, termasuk prosedur penyelesaian. Dia diminta untuk mengisi formulir pengaduan nasabah sebagai bagian dari proses administrasi.

"Terkait ini, saya tentu langsung meminta klarifikasi ke Bank Jambi, bagaimana prosedur selanjutnya. Dan saya diminta untuk membuat atau mengisi formulir pengaduan nasabah," jelasnya.

Dia bilang proses pengaduan masih berjalan. "Saya berharap ada kejelasan serta komitmen dari manajemen bank agar dana tersebut dapat dikembalikan dan kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari," lanjutnya.

Dia juga menekankan, fokus utamanya adalah kepastian pengembalian dana. Dia berharap pihak bank menindaklanjuti pengaduan dengan cepat.

Terkait memperkuat kepercayaan (trust) nasabah terhadap sistem perbankan, tambah Septa, apabila tidak ada langkah nyata dari pihak bank, jalur hukum tetap menjadi opsi terakhir yang akan dipertimbangkan.

"Saat ini, fokus saya bagaimana pihak Bank Jambi bisa mengembalikan dana saya. Saya masih menunggu aksi mereka. Dan kepercayaan saya terhadap bank masih berproses. Jika tidak ada tindakan nyata, jalur hukum bisa menjadi opsi terakhi," pungkasnya. 

Percepat Pemulihan Layanan Digital

Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jambi, Syaiful Roswandi, meminta pihak Bank Jambi bertanggung jawab penuh atas kerugian nasabah akibat kasus peretasan yang menyebabkan hilangnya saldo rekening.

Sebagai penyelenggara layanan publik di sektor perbankan, Bank Jambi wajib memberikan perlindungan dan jaminan keamanan terhadap dana nasabah.

"Ombudsman meminta agar pihak Bank Jambi bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian yang dialami nasabah akibat peretasan tersebut,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mendorong agar layanan digital Bank Jambi segera dipulihkan. 

Menurutnya, gangguan sistem tidak boleh berlarut-larut karena berdampak langsung terhadap aktivitas dan kepercayaan masyarakat. "Kami meminta layanan digital segera dilakukan pemulihan agar pelayanan kepada masyarakat kembali normal dan tidak menimbulkan keresahan," ujarnya.

Syaiful menilai, kejadian itu menjadi momentum evaluasi bagi Bank Jambi untuk memperkuat sistem keamanan teknologi informasi. Sudah saatnya manajemen meningkatkan kepedulian terhadap layanan digital, termasuk menggandeng mitra yang kompeten dalam penguatan sistem IT. 

"Keamanan digital bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan. Bank harus memastikan sistemnya benar-benar aman dan diawasi secara berkala,” katanya.

Ombudsman juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang merasa dirugikan dan tidak mendapatkan respons dari pihak bank. "Jika ada masyarakat yang dirugikan dan tidak direspons dengan baik, silakan segera mengadu ke Ombudsman. Kami siap menindaklanjuti sesuai kewenangan," pungkasnya. 

Dana Kas Daerah Aman

Dana kas pemerintah daerah yang dikelola via Bank Jambi aman. Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi bergerak cepat menanggapi keresahan masyarakat terkait adanya isu gangguan keamanan siber atau peretasan yang menyerang sistem Bank Jambi.

Pemkab menegaskan seluruh dana kas daerah (kasda) yang dikelola melalui Bank Jambi dalam kondisi aman dan tidak terdampak oleh kendala teknis tersebut.

Sekretaris BPKAD Kabupaten Muaro Jambi,  Abdul Hamid, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi langsung dengan jajaran manajemen Bank Jambi untuk memastikan integritas data keuangan daerah.

"Saldo kas daerah maupun rekening operasional tetap terjaga," kata Abdul Hamid.

NASABAH - Kantor Bank Jambi cabang Sengeti digeruduk ASN Muaro Jambi pada Senin (23/2/2026). Menyusul lumpuhnya sistem layanan Bank Jambi baik ATM maupun m-banking sejak kemarin
NASABAH - Kantor Bank Jambi cabang Sengeti digeruduk ASN Muaro Jambi pada Senin (23/2/2026). Menyusul lumpuhnya sistem layanan Bank Jambi baik ATM maupun m-banking sejak kemarin (Tribunjambi.com/Muzakkir)

Berdasarkan keterangan dari pihak Bank Jambi, Kasda Pemkab Muaro Jambi aman dikarenakan rekening tersebut berbentuk giro, sementara yang gangguan adalah tabungan. "Rekening kita giro.  Giro tidak masalah," katanya.

Meski demikian, namun tentunya ada kendala dibalik itu semua, sebab pencairan yang berbentuk SP2D belum bisa dilakukan. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa normal lagi," harapnya. (uti/syr/yon/zak/kus/zak)

Update Hari Kedua

  • Saldo rekening sejumlah nasabah hilang Rp15 juta-ratusan juta
  • Nasabah di daerah panik
  • Bank Jambi lapor ke Polda Jambi
  • Duga ada peretasan oleh hacker
  • Bank Jambi siap kembalikan

Baca juga: BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Jambi Malam Ini, Waspada 3 Kabupaten

Baca juga: Saldo Nasabah Hilang, Bank Jambi Klaim Akan Kembalikan dalam 10 Hari Kerja

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved