Jumat, 1 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Layanan Bank Jambi Lumpuh

Siapa Hacker yang Bobol Sistem Bank Jambi, Dilaporkan ke Polda

Mereka keluar ruangan. Ikhsan mengatakan pihak Bank Jambi menduga ada peretasan oleh hacker pada sistem.

Tayang:
Penulis: tribunjambi | Editor: asto s

Selama ini, Sukartini merasa tidak pernah menarik atau mengambil uang tersebut, apalagi dalam jumlah besar.

Peristiwa itu membuatnya sangat kecewa, karena dia telah mempercayakan uangnya di Bank Jambi sudah cukup lama, termasuk gajinya sebagai ASN juga ditransfer via Bank Jambi.

"Bank Jambi ini terbesar di Provinsi Jambi, saya cukup percaya, ya. Tapi, ternyata seperti ini," ungkapnya.

Sukartini telah membuat laporan hilang ke petugas dan diminta untuk menunggu informasi selanjutnya.

"Tadi, katanya uang akan kembali setelah 10 hari kerja, ya," ungkapnya.

Kepanikan Juga Terjadi di Sengeti

Di Bank Jambi Kantor Cabang Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, pemandangan juga serupa. Kantor itu dipadati nasabah. Ratusan ASN pemerintah kabupaten mendatangi kantor cabang untuk melayangkan pengaduan terkait saldo rekening yang berkurang secara tiba-tiba.

KEHILANGAN UANG-Gangguan layanan Bank Jambi membuat puluhan nasabah datang ke KCU Telanai Pura, dua di antaranya mengaku kehilangan uang hingga Rp25 juta.
KEHILANGAN UANG-Gangguan layanan Bank Jambi membuat puluhan nasabah datang ke KCU Telanai Pura, dua di antaranya mengaku kehilangan uang hingga Rp25 juta. (Tribunjambi.com/Syrillus Krisdianto)

Beberapa nasabah mengaku baru mengetahui adanya pengurangan saldo saat hendak melakukan penarikan tunai atau setelah layanan mobile banking kembali dapat diakses secara terbatas.

"Saldonya ada Rp50 juta, tapi setelah dicek berkurang Rp 24 juta lebih. Padahal saya tidak pernah tarik," ujar seorang ASN yang enggan disebutkan namanya.

Kata dia, sementara waktu penarikan tidak bisa dilakukan. "Kata petugas tunggu selesai masalah ini baru bisa ditarik," imbuhnya.

Nasabah lain bernama Ahmad yang juga mengecek di Kancab Sengeti, menuturkan saldo rekeningnya berkurang Rp100 jutaan.

"Duit sayo Rp 2 miliar lebih. Tadi setelah di cek,  berkurang Rp 100 jutaan," kata warga Kota Jambi itu.

Dengan kasus yang terjadi itu, Ahmad merasa kecewa. Dia berencana menarik semua saldo rekeningnya di Bank 9 Jambi.

"Kalau seperti ini kejadiannya,  tentu sudah tidak aman lagi nabung di sini. Mending ditarik sajalah, pindah ke bank lain," ujarnya kesal. 

Antrean di Batang Hari

Kepanikan nasabah Bank Jambi juga terjadi di Kabupaten Batang Hari, di antaranya warga Kecamatan Muara Tembesi, bernama Septa Randika (36).

Dia mengatakan ada mutasi saldo rekening sebesar Rp24 juta tanpa sepengetahuannya.

Saat ini, dia tengah menjalani proses pengaduan di Bank Jambi.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved