Minggu, 26 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Layanan Bank Jambi Lumpuh

Siapa Hacker yang Bobol Sistem Bank Jambi, Dilaporkan ke Polda

Mereka keluar ruangan. Ikhsan mengatakan pihak Bank Jambi menduga ada peretasan oleh hacker pada sistem.

Penulis: tribunjambi | Editor: asto s

"Saldonya hilang Rp24 juta, uang itu tabungan orang tua saya. Kayak penarikan palsu gitu, cuma tak tahu terbaca sebagai transaksi apa itu," katanya.

LAYANAN BANK EROR - Kantor Bank Jambi di Kantor Wali Kota Jambi dipadati warga, Senin (23/2/2026). Imbas layanan perbankan Bank Jambi maintenance sejak Minggu (22/2/2026).
LAYANAN BANK ERROR - Kantor Bank Jambi di Kantor Wali Kota Jambi dipadati warga, Senin (23/2/2026). Imbas layanan perbankan Bank Jambi maintenance sejak Minggu (22/2/2026). (Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)

Akibat peristiwa itu, Rendy berencana menarik semua uang dari bank tersebut. "Rencana mau ditarik semua, mau pindah bank. Sangat mengganggu," ujarnya.

Menurut Rendy, pihak bank tidak memberi kepastian, sebab harus menunggu 14 hari kerja. "Istilahnya kita mau kepastian, kepastiannya kayak mana gitu nah, karena Rp24 juta itu banyak. Dari jeri payah mama kerja. Mama kan pensiun," ujarnya.

Nasabah lainnya bernama Helmi mengaku mengalami kejadian yang sama seperti Rendi. Saldo rekeningnya berkurang Rp25 juta.

"Biasanya (saldo) Rp68 juta, jadi Rp43 juta, Rp25 juta hilang, keterangannya gak ada, hilang saja, tarik semua," ucapnya.

Sementara itu, dua nasabah lain yang antre di sana, Evi dan Eni mengatakan baru pertama kali mengalami kejadian. Saldo mereka tidak berkurang, namun tidak bisa menggunakan e-banking. Akhirnya, mereka bertransaksi di Bank Jambi secara manual. 

"InsyaAllah, kami cek saldo masih aman. Kami mau narik, aman, mobile banking belum bisa juga," tuturnya.

Nasabah Kesal

Antrean juga terjadi di Bank Jambi Kantor Cabang Kantor Wali Kota Jambi. Sejak pagi, ratusan orang yang mayoritas aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Jambi, mengantre. Mereka hendak mengecek saldo secara langsung karena layanan mobile banking belum dapat diakses secara normal.

Sebagian nasabah mengaku ragu untuk ikut mengantre karena kondisi yang padat.

"Antreannya panjang, mau ngecek, tapi ramai sekali. Takut makin ribut nanti," ujar seorang ASN perempuan yang enggan disebutkan namanya.

Nasabah lain, Bowo, menuturkan mengurungkan niat mengantre meski e-banking belum bisa digunakan. "E-banking tidak bisa dicek, mau antre penuh. Uang semua ada di situ pula,” katanya dengan nada khawatir.

Meski demikian, ada pula nasabah yang mengaku saldo rekeningnya masih aman. Sahdi, ASN, mengatakan telah mengecek saldonya secara manual.

"Alhamdulillah rekening aman, mungkin karena saldo saya tidak banyak," ujarnya. Ia pun memilih tidak menarik sisa tabungannya.

Ungkapan kekesalan juga diungkapkan Sukartini, ASN di Pemkot Jambi. Setelah mengetahui adanya gangguan layanan, Sukartini mendatangi Bank Jambi hanya untuk mengecek keberadaan saldonya.

Setelah mengecek, dia kaget karena saldo uang di rekeningnya hilang Rp24.369.825. "Padahal beberapa waktu lalu, saya cek di e-banking saldonya masih sama," ujarnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved