Jumat, 10 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Layanan Bank Jambi Lumpuh

Siapa Hacker yang Bobol Sistem Bank Jambi, Dilaporkan ke Polda

Mereka keluar ruangan. Ikhsan mengatakan pihak Bank Jambi menduga ada peretasan oleh hacker pada sistem.

Penulis: tribunjambi | Editor: asto s

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Manajemen Bank Jambi melapor ke ke Kepolisian Daerah (Polda) Jambi, terkait peretasan layanan yang mengakibatkan hilangnya saldo sejumlah nasabah, Senin (23/2/2026). 

Pantauan Tribun Jambi, perwakilan pihak bank telah berada di ruangan Krimsus Polda Jambi. Tim Bank Jambi didampingi penasihat hukum Ikhsan Hasibuan. 

Setelah pemeriksaan sekira empat jam, mereka keluar ruangan. Ikhsan mengatakan pihak Bank Jambi menduga ada peretasan oleh hacker pada sistem.

"Hacker, kita belum tahu juga seperti apanya. Tapi kita lapor soal ITE," tuturnya.

Meski begitu, pihaknya masih enggan memberikan informasi soal detail kehilangan saldo nasabah Bank Jambi.

Ikhsan memastikan Bank Jambi akan bertanggung jawab dan menjamin saldo nasabah. "Pengembalian pasti, menurut OJK prosesnya 10 hari. Tentu harus lapor dulu," jelasnya.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jambi, Kombes Taufik Nurmandia, mengatakan pihak Bank Jambi telah datang untuk melaporkan hal tersebut. 

"Masih kita dalami, saat ini baru ada satu laporan (dari Bank Jambi)" 
Kombes Taufik Nurmandia
Dirreskrimsus Polda Jambi 

Awak media belum mengetahui secara detail poin-poin yang dilaporkan. Taufik hanya menuturkan kasus tersebut akan ditangani Penyidik Subdit II Perbankan.

Audit Forensik

Sementara itu, Manajemen Bank Jambi memastikan proses penanganan gangguan sistem layanan perbankan masih terus berlangsung. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan bersama media yang digelar di Gedung Mahligai Bank 9 Jambi, Senin (23/2) pukul 09.30 WIB.

Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menjelaskan audit forensik masih dilakukan secara mendalam untuk menelusuri penyebab gangguan yang berdampak pada layanan ATM dan mobile banking. Hingga kini, penyebab kejadian belum dapat disimpulkan secara faktual.

"Saat ini masih dilakukan audit forensik yang mendalam. Kami belum dapat menyampaikan secara pasti penyebabnya karena proses penelusuran masih berjalan," ujarnya.

Ia juga menegaskan sebagai bentuk transparansi dan komitmen penyelesaian, manajemen pada hari yang sama akan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat penegak hukum untuk proses lebih lanjut.

Hari Kedua Masih Bermasalah

Hari kedua gangguan layanan perbankan di Bank Jambi, para nasabah mendatangi kantor cabang utama (KCU) dan kantor cabang (Kancab), Senin (23/2). Nasabah yang sempat panik datang untuk memastikan keamanan saldo tabungan.

Pantauan Tribun Jambi di Bank Jambi KCU Telanaipura, puluhan orang yang datang untuk melapor, mengantre di dalam hingga luar gedung. Ada yang memakai seragam aparatur sipil negara (ASN), ada juga masyarakat umum. 

Seorang nasabah bernama Rendy menuturkan sempat menduga dirinya terkena transaksi fiktif karena saldo rekeningnya  berkurang.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved