Sabtu, 2 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Dosen di Jambi Digerebek

Bukan Berdua, DK Dosen Kampus di Jambi Ternyata Bertiga dalam Kamar Kos saat Digerebek

Bukan berdua, DK dosen kampus di Jambi ternyata bertiga di dalam kamar kos saat digerebek istrinya.

Tayang:
Penulis: Suci Rahayu PK | Editor: Suci Rahayu PK
Tribun Timur
Ilustrasi Selingkuh 

TRIBUNJAMBI.COM, Jambi - Bukan berdua, DK dosen kampus di Jambi ternyata bertiga di dalam kamar kos saat digerebek istrinya.

Peristiwa penggerebekan ini terjadi di kawasan Simpang IV Sipin, kecamatan Telanaipura, Kota Jambi pada Jumat (1/5/2026) sore.

Video penggerebekan ini viral di Jambi sejak Jumat malam.

DIARAK KELUAR - Seorang oknum dosen di Jambi berinisial DK yang diduga selingkuh, diarak keluar kamar kos. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah kamar kos Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Jumat (1/5/2026) malam.
DIARAK KELUAR - Seorang oknum dosen di Jambi berinisial DK yang diduga selingkuh, diarak keluar kamar kos. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah kamar kos Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Jumat (1/5/2026) malam. (Ist)

Ternyata saat digerebek, bukan hanya berdua. Tapi ada tiga orang dalam kamar kos itu.

Ini sesuai dengan penuturan Ketua RT di Simpang IV Sipin, Teguh Heriyanto saat ditemui Tribunjambi.com pada Sabtu (2/5/2026).

Teguh menuturkan penggerebekan itu bermula saat seorang ibu-ibu mencari suaminya.

Setelah ditelusuri, suami dari ibu-ibu tersebut berada di indekos di kawasan RT Simpang IV Sipin.

Diketahui, suami dari ibu-ibu tersebut berinisial DK yang berstatus dosen dan wakil dekan di sebuah kampus negeri di Jambi.

Penggerebekan itu terjadi sekira pukul 17.30 WIB hingga 20.00 WIB, sebab DK sempat tidak ingin keluar dari indekos tersebut.

Baca juga: Polda Jambi Gelar Apel Siaga Pengamanan Peringatan Hari Buruh atau May Day

Baca juga: Dosen DK yang Digerebek Istrinya di Jambi Dicopot dari Jabatan Wakil Dekan UIN Sultan Thaha Jambi

“Jadi karena tidak mau gegabah, kebetulan Ibu ini tadi membawa pengacaranya juga sekalian. Maka, akhirnya kita lakukan pengerebekan,” katanya.

Dia menuturkan, penggerebekan itu dilakukan oleh pihak istri DK bersama pengacaranya, Babinsa, Babinkamtibmas, Pihak RT, Pihak Trantib hingga Ketua Forum RT.

Penggerebekan itu dilakukan saat istri DK mengetahui mobil DK berada di depan indekos tersebut serta sepatu DK yang berada di ruang tamu.

“Tapi karena kebetulan yang bersangkutan juga tidak mau keluar dari kamarnya, akhirnya melibatkan pihak Polsek,” tuturnya

Teguh menjelaskan, suasana penggerebekan semakin ramai karena DK terlibat kasus hutang piutang. Sehingga, pihak yang merasa dirugikan DK turut ikut dalam penggerebekan itu.

Dia menerangkan, saat penggerebekan DK berada di dalam kamar indekos bersama seorang wanita dan seorang pria.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved