Perang Thailand vs Kamboja di Perbatasan Tewaskan 16 Orang, Konflik sejak 2011

Konflik antara Thailand dan Kamboja di perbatasan menewaskan 12 orang. Konflik berdarah di wilayah ini sudah terjadi sejak 2011 silam. 

Editor: Suci Rahayu PK
Sunny Chittawil/Associated Press
Warga di Provinsi Surin, Thailand mengungsi di bawah jembatan menyusul pertempuran antara militer Thailand dan Kamboja, Kamis (24/7/2025). 

TRIBUNJAMBI.COM - Konflik Kamboja vs Thailand menewaskan 16 orang dan lebih dari 120.000 warga yang tinggal di perbatasan mengungsi akibat perang Kamboja vs Thailand per hari ini, Jumat (25/7/2025).

Konflik berdarah di wilayah ini sudah terjadi sejak 2011 silam. 

Kedua negara saling mengklaim yang lainnya menjadi yang pertama menembak dalam bentrokan berdarah itu.

Dilansir dari Independent, Kamis (24/7/2025), Perdana Menteri sementara Thailand Phumtham Wechayachai menuduh pasukan Kamboja telah sengaja menargetkan warga sipil.

Kedua negara bertetangga tersebut saling tembak di sejumlah zona yang disengketakan di perbatasan mereka yang sejauh 817km.

Kementerian Kesehatan Thailand melaporkan 11 warga sipil dan seorang tentara terbunuh dalam pertempuran di sepanjang Surin, Ubon Ratchathani dan Sisaket.

Jumlah korban tewas dari Kamboja saat ini masih belum jelas.

Baca juga: Ayah dan Anak Bos Tambang Jadi Tersangka Penjualan Batu Bara Fiktif di Bengkulu, Rugikan Rp500 M

Baca juga: Polisi Periksa 3 Kelompok Tani Terkait Kebakaran Lahan Gambut di Tanjabbar

Phumtham pun menegaskan akan membela kedaulatan negara, dan mengatakan Kamboja telah meluncurkan serangan tanpa provokasi di Ubon Ratchathani, Buriram, Sisaket dan Surin.

“Tanpa ada provokasi, mereka menembaki senjata berat tanpa pandang bulu ke wilayah Thailand, yang memaksa pasukan Thailand untuk merespons,” kata Phumtham setelah melakukan pertemuan dengan Dewan Keamanan Nasional Thailand dikutip dari Thai PBS.

Otoritas Thailand telah mengevakuasi sekitar 40.000 warga dipil dari 86 desa di dekat perbatasan.

Sementara itu, otoritas Kamboja belum mengonfirmasikan berapa warga sipil yang sudah mereka evakuasi.

Tentara Thailand mengungkapkan telah mengerahkan jet tempur F-16 untuk membombardir target militer di Kamboja.

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Kamboja mengatakan pesawat Thailand telah menjatuhkan bom di dekat Kuil Preah Vihear, yang ada di dekat perbatasan.

Sedangkan militer Thailand mengatakan tentara Kamboja telah mengerahkan persenjataan berat, termasuk peluncur roket BM-21, juga menembaki area sipil di Distrik Kab Choeng.

Serangan itu menyebabkan kerusakan terhadap rumah, rumah sakit, dan pom bensin.

Baca juga: Helen Bos Narkoba Jambi Syok Dituntut Hukuman Mati

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved