Pembunuhan di Rumah Kos Jambi

Pemilik Kos Ungkap Anggi Baru 4 Hari Tinggal sebelum Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Jambi

pemilik kos tempat tinggal tersangka pembunuhan berencana terhadap Rido Hidayat, mengungkap bahwa tersangka Anggi baru empat hari menempati kamar kos

|
Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribun Jambi/Rifani Halim
REKONSTRUKSI - Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana yang dilakukan Anggi kepada korban Robi Hidayat yang merupakan pasangan sesama jenis di sebuah kos di Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Senin (30/6/2025). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Saksi sekaligus pemilik kos tempat tinggal tersangka pembunuhan berencana terhadap Rido Hidayat, mengungkap bahwa tersangka Anggi baru empat hari menempati kamar kos tersebut sebelum peristiwa nahas terjadi.

Pemilik kos, yang akrab disapa Ibu EL, menyebut bahwa pelaku sempat mengeluhkan kamar lama yang panas serta fasilitas kamar mandi di luar ruangan, sehingga memutuskan pindah.

“Katanya dia bisnis online, punya toko sendiri, ada anak buah juga. Jadi tinggal transfer-transfer saja,” ungkap Ibu EL saat ditemui Tribun Jambi, Senin (30/6/2025).

Tersangka menyewa kamar kos seharga Rp900 ribu per bulan. Ia juga menyebut sebelumnya sempat tinggal di tempat lain, namun memilih pindah karena alasan biaya.

“Waktu saya tanya KTP-nya, katanya dari Tembilahan. Tapi ada juga yang bilang dari Pulau Kijang. Kami kurang tahu pastinya, tapi yang jelas dia baru di sini,” tambahnya.

Terkait kabar penemuan jasad korban, Ibu EL menegaskan bahwa mayat tidak ditemukan di dalam kamar kos miliknya.

“Orang ramai ke sini karena dikira kejadiannya di dalam kamar kos. Padahal bukan ditemukan di kamar. Kalau memang meninggal di sini, saya terima. Tapi faktanya bukan,” tegasnya.

Selama tinggal di kos, tersangka dikenal tertutup dan tidak menimbulkan kecurigaan.

“Enggak pernah bawa cewek, enggak pernah bawa kawan. Kalau ditanya sopan, orangnya diam-diam saja,” jelasnya.

Sebelum kejadian, tersangka diduga membeli racun sianida secara online. Namun, Ibu EL mengaku tidak mengetahui isi paket yang diterima.

“Biasanya kurir datang siang. Tapi hari itu saya sedang urut, jadi enggak lihat. Katanya paket datang sekitar jam 10 pagi,” sebutnya.

Ia juga mengaku mendengar suara teriakan minta tolong dari arah kamar sebelum akhirnya korban dibawa ke teras rumah.

“Ada yang teriak, ‘Tolong Kak!’ Waktu itu saya masih di rumah, baru selesai salat,” pungkasnya.

Baca juga: 5 Cara Legal dan Aman Dapat Diamond Free Fire FF Gratis di Juni 2025

Baca juga: Tiga Pengedar Narkoba Dibekuk di Rumah Kontrakan Kota Jambi, Polisi Buru Pemasok

Baca juga: Anggi Mencuci Botol Kopi Sianida, Terungkap di Rekonstruksi Pembunuhan Kekasih Sesama Jenis di Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved