Polemik di Papua

KONTAK TEMBAK Pecah di Wamena, 1 Pentolan KKB Papua Tewas Tertembak, OPM Tuding TNI Tembak 1 Lansia

Insiden kontak tembak kembali pecah di Wamena, Jayawijaya, Papua Tengah hingga menyebabkan satu pentolan KKB Papua dan satu warga sipil meninggal.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
Insiden kontak tembak kembali pecah di Wamena, Jayawijaya, Papua Tengah hingga menyebabkan satu pentolan KKB Papua dan satu warga sipil meninggal dunia. 

Kelompok ini juga menyampaikan lima poin sikap, termasuk ancaman terhadap warga Papua yang menjadi mata-mata bagi aparat.

Baca juga: TNI Kejar KKB Papua Penembak Serka Seger di Dekat Kantor Bupati, Kapendam: Diserang Tiba-tiba

Baca juga: PENGAKUAN Peltu Lubis di Kasus Sabung Ayam Lampung: Rp1 Juta untuk Kapolsek Setiap Buka

Serta desakan kepada TNI-Polri untuk membebaskan warga sipil yang ditangkap sebelumnya.

“TPNPB tidak akan mundur. Kami akan terus berjuang sampai Papua merdeka,” tegas Sebby Sambom.

Lebih lanjut, TPNPB mengimbau Presiden RI Prabowo Subianto agar menghentikan penembakan terhadap warga sipil dan tidak menjadikan masyarakat biasa sebagai sasaran.

“Ini adalah kejahatan kemanusiaan yang sedang dilakukan oleh Presiden Prabowo dan Panglima TNI terhadap rakyat Papua,” tutup Sebby dalam siaran pers tersebut.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait perihal kontak termbak hingga tudingan TPNPB-OPM tersebut.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Tinjau Progres Jalan Khusus Batubara di Jambi, Gubernur Al Haris: Kita Puas dengan Pekerjaan PT IBS 

Baca juga: Prediksi Skor Beijing Guoan vs Qingdao West Coast H2H dan Statistik Pukul 18.35 WIB

Baca juga: 52 WNI Terjebak di Perang Israel dan Iran: Ada Peziarah Hingga Jemaah Haji di Yordania

Baca juga: Damkar Tanjabbar Meluncur via Laut Padamkan Api Melalap 60 Rumah di Desa Sungai Dualap

 

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved