Pembobolan Rekening Bank Jambi

Kena Dampak Rekening Bank Jambi Dibobol Rafina, Panti Asuhan di Kerinci Setop Operasi

Tempat tinggal anak-anak yatim piatu itu berubah drastis setelah kena dampak pembobolan rekening Bank Jambi Cabang Kerinci senilai Rp7,1 miliar

Penulis: tribunjambi | Editor: asto s
TRIBUN JAMBI/FRENGKY WIDARTA
SUASANA Panti Asuhan Yayasan Baitul Husna di Desa Sungai Pegeh, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Jambi, sepi, Rabu (4/6/2025). Uang rekening yayasan itu dan 27 rekening lain di Bank Jambi Cabang Kerinci senilai Rp7,1 miliar, dibobol Rafina Salsabila, analis kredit Bank Jambi Cabang Kerinci yang kini sudah dipecat. 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Suasana Panti Asuhan Yayasan Baitul Husna di Desa Sungai Pegeh, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci Jambi, tak seperti biasanya, Rabu (4/6/2025).

Tempat itu terlihat sepi, tidak ada aktivitas anak-anak.

Tempat tinggal anak-anak yatim piatu itu berubah drastis setelah kena dampak pembobolan rekening Bank Jambi Cabang Kerinci senilai Rp7,1 miliar oleh Rafina Salsabila (26). 

Rekening Panti Asuhan Yayasan Baitul Husna merupakan satu dari 28 rekening di Bank Jambi Cabang Kerinci yang jadi sasaran aksi Rafina Salsabila, analis kredit di bank pelat merah yang kini sudah dipecat. 

Rafina yang saat ini ditetapkan tersangka oleh Polda Jambi, membobol 28 rekening milik guru PPPK, anggota DPRD Kerinci, eks Bupati Kerinci Adirozal, dan Yayasan Baitul Husna.

Yayasan Baitul Husna beralamat di Desa Sungai Pegeh, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci Jambi.

Saat Tribun Jambi mengunjungi lokasi Yayasan Baitul Husna itu, tampak pintu gerbang masuk yayasan terkunci.

Suasana sepi. Tak ada satu orang pun di luar.

Pintu di setiap ruang gedung tertutup rapat.

SUASANA Panti Asuhan Yayasan Baitul Husna di Desa Sungai Pegeh, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Jambi, sepi, Rabu (4/6/2025). Uang rekening yayasan tersebut dan 27 rekening lain yang ada di Bank Jambi Cabang Kerinci senilai Rp7,1 miliar, dibobol Rafina Salsabila, analis kredit Bank Jambi Cabang Kerinci yang kini sudah dipecat.
SUASANA Panti Asuhan Yayasan Baitul Husna di Desa Sungai Pegeh, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Jambi, sepi, Rabu (4/6/2025). Uang rekening yayasan tersebut dan 27 rekening lain yang ada di Bank Jambi Cabang Kerinci senilai Rp7,1 miliar, dibobol Rafina Salsabila, analis kredit Bank Jambi Cabang Kerinci yang kini sudah dipecat. (TRIBUN JAMBI/FRENGKY WIDARTA)

Hanya terdengar suara aliran air di saluran irigasi yang mengaliri sawah warga di sekitar yayasan. 

"Sepi, Bang. Tak ada orang kayaknya. Kayaknya udah gak kayak dulu lagi," ujar seorang warga yang tinggal di dekat yayasan.

Dia mengatakan sebelum rekening dana Yayasan Baitul Husna dibobol oleh karyawati Bank Jambi berinisial Rafina Salsabila (26), yayasan masih beroperasi seperti biasa.

Yayasan Baitul Husna merupakan panti asuhan memiliki banyak anak-anak asuh.

Baca juga: AKBP Taufik Nurmandia: Sepekan Rafina Pakai Rp2 Miliar untuk Judol, Pembobolan Rekening Bank Jambi I

Kini, dari luar, tak terlihat aktivitas dari Panti Asuhan Yayasan Baitul Husna. Seakan tak berpenghuni.

Tribun Jambi mencoba menghubungi pemimpin dari yayasan itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved