Berita Jambi

Ibu Empat Anak Alami Luka Bakar Saat Padamkan Api, Kini Dirawat di RS Abdul Manap Jambi

Nurbaiti (49), warga Jalan Guru Muchtar Jambi yang mengalami luka bakar pasca kebakaran di dapur rumahnya saat ini telah mendapatkan perawatan.

Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Nurlailis
Tribunjambi.com/ Srituti Apriliani Putri
KORBAN KEBAKARAN - Nurbaiti (49), warga Jalan Guru Muchtar yang mengalami luka bakar pasca kebakaran di dapur rumahnya saat ini telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Nurbaiti (49), warga Jalan Guru Muchtar yang mengalami luka bakar pasca kebakaran di dapur rumahnya saat ini telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi.

Ibu dari empat orang anak yang sehari-hari mencari barang bekas tersebut, saat ditemui Tribun Jambi terlihat terbaring di ruang perawatan Rumah Sakit Abdul Manap.

Ia mengalami luka bakar di bagian wajah, tangan dan juga pahanya saat ikut memadamkan kebakaran di dapur rumahnya pada Sabtu (31/5/2025) kemarin. 

Baca juga: RS di Jambi Diduga Tolak Pasien Korban Kebakaran Karena Pakai KIS dan BPJS Kesehatan

Selain luka bakar, lutut kirinya juga diketahui bengkak akibat terjatuh saat hendak memadamkan api.

"Lutut ini bengkak, jatuh teduduk waktu kebakaran kemarin," kata dia Senin, (2/5/2025).

Kabid Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Abdul Manap, dr Fahru Rozi mengatakan bahwa kondisi pasien Nurbaiti dalam keadaan stabil.

"Kalau luka bakarnya itu, derajat satu ke dua. Tidak membahayakan," kata dia.

Sebelumnya, Nurbaiti dikabarkan ditolak oleh salah satu rumah sakit swasta di Kota Jambi karena menggunakan KIS dan BPJS Kesehatan.

Baca juga: Ketua DPRD Kota Jambi Tegur RS Mitra, Diduga Tolak Korban Kebakaran: BPJS Korban Aktif

Menanggapi hal tersebut Direktur Rumah Sakit Mitra Jambi dr Rachmad Yusuf membantah hal tersebut. 

Ia menjelaskan bahwa pasien Nurbaiti masuk ke IGD Rumah Sakit Mitra Jambi pada pukul 11.43 WIB.

"Pasien dibawa menggunakan ambulance Puskesmas Kebun Handil. Kita langsung lakukan tindakan," ujarnya. 

Setelah itu, pasien mendapatkan penanganan. 

Karena lutut kiri pasien mengalami bengkak, maka pihak Rumah Sakit menyarankan untuk dilakukan rontgen.

"Ibunya menolak, namanya orangtua mungkin takut. Minta pulang untuk di urut, padahal anaknya sudah memberikan KTP ke petugas dan sudah didaftarkan," jelasnya. 

Namun, pihak keluarga menolak dan memutuskan untuk membawa pulang pasien.

Baca juga: Aku Bercita-cita jadi Sopir, Kata ODGJ usai Bawa Kabur Mobil Badan Penanggulangan Kebakaran

Update berita Tribun Jambi di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved