Berita Internasional
Warga Sipil Kelimpungan Cari Tempat Aman, Total 36 Tewas Dampak Konflik India vs Pakistan
Konflik India vs Pakistan kian memanas. Teranyar, India melancarkan serangan di enam lokasi.
TRIBUNJAMBI.COM - Konflik India vs Pakistan kian memanas. Teranyar, India melancarkan serangan di enam lokasi.
Laporan terakhir menyebutkan, Islamabad mengklaim 26 warganya tewas, sementara di pihak New Delhi ada 10 orang.
Dampaknya, beberapa sekolah dan perguruan tinggi di tiga distrik Kashmir terpaksa ditutup sesuai dengan arahan resmi pemerintah setempat, mulai Rabu (7/5/2025).
"Mengingat situasi saat ini, lembaga pendidikan, sekolah, perguruan tinggi di Baramulla, Kupwara, dan Gurez akan ditutup hari ini," kata Komisaris Divisi Kashmir, Vijay Kumar Bidhuri, seperti laporan Livemint.
Penutupan serupa juga diberlakukan lembaga pendidikan di lima distrik perbatasan Jammu dan wilayah perbatasan Ferozepur, Pathankot, dan Amritsar di Punjab.
Hal itu dampak meningkatnya ketegangan antara India dan Pakistan.
Akibat penutupan sekolah dan perguruan tinggi ini, semua ujian di Universitas Kashmir yang dijadwalkan pada 7 Mei 2025 harus ditunda.
Situasi mencekam ini terjadi tepat setelah India melancarkan serangan udara besar-besaran ke Pakistan dalam operasi militer yang disebut Operasi Sindoor.
Serangan ini diklaim sebagai balasan atas serangan di Pahalgam, Kashmir, yang menewaskan 26 wisatawan pada 22 April 2025.
India menuduh kelompok militan yang didukung Pakistan bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Merespon tudingan India, Pakistan dengan tegas membantah keterlibatannya dan menyerukan penyelidikan independen.
Buntut konflik ini, India mulai bersikap keras, Pada Rabu (7/5/2025) sekitar pukul 01.00 dini hari waktu setempat, India melancarkan serangan rudal ke enam lokasi di Pakistan.
Empat di antaranya berada di Provinsi Punjab, termasuk Ahmedpur Sharqia, Muridke, dan Shakar Garh.
Dua lokasi lainnya berada di wilayah Kashmir yang dikelola Pakistan, yakni Muzaffarabad dan Kotli.
Tak lama setelah serangan, Pakistan langsung merespons dengan mengerahkan jet tempur.
Gereja Spirito Santo alla Ferratella, Penyelenggara Tur ke Roma dan Pastor Perlu Simak Ini |
![]() |
---|
Orang Terkaya Singapura Goh Cheng Liang Meninggal, Nippon Paint dan Warisan Kebaikannya |
![]() |
---|
ART Asal Indonesia Ditangkap, Selundupkan Kokain Senilai Rp8,4 Miliar dari Afrika ke Makau |
![]() |
---|
Rencana Indonesia Rawat 2.000 Warga Dikaitkan dengan Pengosongan Gaza, Dukung Israel-AS? |
![]() |
---|
MANTAN Pemain Timnas Palestina Tewas Usai Diserang Israel saat Antri Bantuan di Gaza |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.