Berita Internasional
Warga Sipil Kelimpungan Cari Tempat Aman, Total 36 Tewas Dampak Konflik India vs Pakistan
Konflik India vs Pakistan kian memanas. Teranyar, India melancarkan serangan di enam lokasi.
Pemerintah Pakistan menangguhkan operasi penerbangan sipil di beberapa bandara utama, termasuk di Lahore, Multan, Faisalabad, Sialkot, dan Islamabad, sebagai langkah keamanan setelah serangan udara India.
Selain itu, Bandar Udara Internasional Bacha Khan di Peshawar juga ditutup sementara untuk penerbangan komersial demi memastikan keselamatan penerbangan di tengah ketegangan yang meningkat.
Menyusul langkah Pakistan, pemerintah India memerintahkan agar sembilan bandara di wilayah utara, termasuk Srinagar dan Jammu ditutup untuk penerbangan sipil pada 7 Mei 2025.
Penutupan ini dilakukan sementara untuk memastikan keselamatan penumpang dan kru sebagai respons terhadap serangan udara India dan untuk mengantisipasi potensi ancaman dari Pakistan.
Imbas penutupan ini, sejumlah maskapai lokal dan internasional mengalami gangguan signifikan pada rute penerbangan internasional.
Hingga mereka harus mengalihkan penerbangan untuk menghindari wilayah udara yang terdampak.
Selain itu, beberapa maskapai domestik India juga terpaksa membatalkan atau mengalihkan penerbangan mereka, membuat maskapai harus memperpanjang durasi penerbangan dan merogoh kocek lebih dalam akibat meningkatkan biaya operasional.
Pakistan Bantah Klaim India
Pakistan mengatakan pihaknya membantah klaim India mengenai kamp teroris di wilayahnya.
Pihak Islamabad menegaskan kembali bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar.
"Perlu diingat juga bahwa segera setelah 22 April 2025, Pakistan mengajukan tawaran tulus untuk penyelidikan yang kredibel, transparan, dan netral, yang sayangnya tidak diterima," kata pernyataan itu.
Ditambahkannya, media internasional mengunjungi "kamp teroris" yang diduga berada di sana pada 6 Mei dan kunjungan lebih lanjut telah dijadwalkan untuk hari ini.
Namun, tanpa memberikan sedikit pun bukti atas klaimnya, India terus maju dan menyerang "warga sipil tak berdosa untuk memuaskan... tujuan politiknya yang picik", demikian bunyi pernyataan itu.
Korban Terus Bertambah
Pakistan mengatakan serangan udara India menewaskan 26 orang dan berjanji akan memberikan respons.
Gereja Spirito Santo alla Ferratella, Penyelenggara Tur ke Roma dan Pastor Perlu Simak Ini |
![]() |
---|
Orang Terkaya Singapura Goh Cheng Liang Meninggal, Nippon Paint dan Warisan Kebaikannya |
![]() |
---|
ART Asal Indonesia Ditangkap, Selundupkan Kokain Senilai Rp8,4 Miliar dari Afrika ke Makau |
![]() |
---|
Rencana Indonesia Rawat 2.000 Warga Dikaitkan dengan Pengosongan Gaza, Dukung Israel-AS? |
![]() |
---|
MANTAN Pemain Timnas Palestina Tewas Usai Diserang Israel saat Antri Bantuan di Gaza |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.