Berita Internasional

Warga Sipil Kelimpungan Cari Tempat Aman, Total 36 Tewas Dampak Konflik India vs Pakistan

Konflik India vs Pakistan kian memanas. Teranyar, India melancarkan serangan di enam lokasi.

Editor: Mareza Sutan AJ
Tangkap layar YouTube NBC News
LEDAKAN KONFLIK - India menyerang beberapa titik wilayah Pakistan pada Rabu (7/5/2025) dini hari waktu setempat. India dilaporkan kehilangan kendaraan militer hingga peralatan lainnya. 

Pemerintah Pakistan menangguhkan operasi penerbangan sipil di beberapa bandara utama, termasuk di Lahore, Multan, Faisalabad, Sialkot, dan Islamabad, sebagai langkah keamanan setelah serangan udara India.

Selain itu, Bandar Udara Internasional Bacha Khan di Peshawar juga ditutup sementara untuk penerbangan komersial demi memastikan keselamatan penerbangan di tengah ketegangan yang meningkat.

Menyusul langkah Pakistan, pemerintah India memerintahkan agar sembilan bandara di wilayah utara, termasuk Srinagar dan Jammu ditutup untuk penerbangan sipil pada 7 Mei 2025.

Penutupan ini dilakukan sementara untuk memastikan keselamatan penumpang dan kru sebagai respons terhadap serangan udara India dan untuk mengantisipasi potensi ancaman dari Pakistan.

Imbas penutupan ini, sejumlah maskapai lokal dan internasional mengalami gangguan signifikan pada rute penerbangan internasional.

Hingga mereka harus mengalihkan penerbangan untuk menghindari wilayah udara yang terdampak.

Selain itu, beberapa maskapai domestik India juga terpaksa membatalkan atau mengalihkan penerbangan mereka, membuat maskapai harus memperpanjang durasi penerbangan dan merogoh kocek lebih dalam akibat meningkatkan biaya operasional.

Pakistan Bantah Klaim India

Pakistan mengatakan pihaknya membantah klaim India mengenai kamp teroris di wilayahnya.

Pihak Islamabad menegaskan kembali bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar.

"Perlu diingat juga bahwa segera setelah 22 April 2025, Pakistan mengajukan tawaran tulus untuk penyelidikan yang kredibel, transparan, dan netral, yang sayangnya tidak diterima," kata pernyataan itu.

Ditambahkannya, media internasional mengunjungi "kamp teroris" yang diduga berada di sana pada 6 Mei dan kunjungan lebih lanjut telah dijadwalkan untuk hari ini.

Namun, tanpa memberikan sedikit pun bukti atas klaimnya, India terus maju dan menyerang "warga sipil tak berdosa untuk memuaskan... tujuan politiknya yang picik", demikian bunyi pernyataan itu.

Korban Terus Bertambah

Pakistan mengatakan serangan udara India menewaskan 26 orang dan berjanji akan memberikan respons.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved