Berita Kota Jambi

Warga Kota Baru Jambi Terendam Banjir Selama Sebulan, Emak-emak: Pak Prabowo Tolong Kami

Sudah lebih dari satu bulan, warga RT 07 Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, hidup dalam genangan air akibat banjir.

Tribunjambi.com/Yon
TERENDAM BANJIR - Erna warga RT 07 Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi kawasan rumahnya terendam banjir sudah sebulan lebih. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Sudah lebih dari satu bulan, warga RT 07 Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, hidup dalam genangan air akibat banjir.

Hal ini dipicu oleh gorong-gorong di Jalan Marsda Suryadarma yang tersumbat sehingga aliran air tidak berjalan lancar.

Kondisi ini membuat sejumlah rumah warga, termasuk rumah milik Erna, terendam banjir. Tidak hanya permukiman, ruas Jalan Marsda Suryadarma yang merupakan jalan nasional juga ikut terendam.

Dalam aksi unjuk rasa yang digelar pada Minggu (23/3/2025), Erna menyuarakan keluhannya secara langsung.

"Pak Prabowo, tolong kami, rumah kami kebanjiran sudah satu bulan lebih," ujar Erna di tengah aksi massa yang awalnya hanya diikuti oleh para ketua RT Kecamatan Kota Baru.

Erna mengaku air yang menggenangi rumahnya sudah menghitam karena tidak kunjung surut. Ia bersama warga sekitar bahkan harus menggunakan mesin pompa untuk menguras air.

Ia juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi rumah yang mulai mengalami kerusakan struktural serta ancaman dari hewan liar yang masuk ke dalam rumah.

“Pondasi rumah saya mulai turun, pacet, lintah, bahkan ular masuk ke rumah. Beberapa hari lalu, seekor ular piton sebesar kaki orang dewasa memakan ternak milik tetangga,” katanya.

Menjelang Lebaran, Erna berharap pemerintah segera bertindak.

“Tolonglah segera diperbaiki, sebentar lagi mau Lebaran,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum RT Kota Jambi, Suparyono, menyebutkan bahwa permasalahan gorong-gorong tersumbat ini sudah berlangsung lama tanpa solusi yang jelas.

"Kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Jalan Marsda Suryadarma adalah pintu masuk Kota Jambi. Kalau jalan ini sampai putus, akan berdampak besar," tegasnya.

Aksi yang dilakukan puluhan ketua RT ini bertujuan untuk mendorong percepatan perbaikan infrastruktur, khususnya gorong-gorong yang menyebabkan banjir berkepanjangan.

Baca juga: Warga Keluhkan Jalan Rusak Parah di Tanjung Muda, Minta Perhatian Wali Kota Sungai Penuh Jambi

Baca juga: Prediksi Skor dan Statistik Inggris vs Latvia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Selasa 25 Maret 2025

Baca juga: Gebrakan Baru Dedi Mulyadi di Bidang Pendidikan, Ingat, Beasiswa Pelajar Bakal Dicabut Bila Langgar

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved