Polemik di Papua

Jenderal Purn TNI Ungkap 3 Cara KKB Papua Dapatkan Senjata Api: Anggota TNI-Polri Harus Disadarkan

Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin mengungkapkan tiga cara KKB Papua mendapatkan senjata api.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Tribunnews/Ist/Kolase Tribun Jambi
Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin mengatakan, masalah penyelundupan senjata api atau upaya-upaya yang dilakukan oleh separatis atau teroris dalam mendapatkan senjata itu melalui bebagai macam cara. (Tribunnews/Ist) 

Apalagi senjata itu diperjual belikan kepada kelompok separatis.

7 Tersangka

Berikut Tribunjambi.com rincikan masing-masing tersangka dan perannya yang dilansir dari Tribun Jambi dan Kompas.

Baca juga: Pengakuan Kapolres Ngada saat Diperiksa Propam Terungkap, Akui Cabuli Anak di Bawah Umur?

1. Yuni Enumbi (pecatan TNI)

Yuni Enumbi berperan membeli secara langsung senjata api dan mengirimnya untuk KKB di Puncak Jaya.

Dari situ, ia kemudian memesan senjata untuk KKB Papua dan membayar Rp1,3 miliar.

Yuni Enumbi ditangkap Polda Papua di Keerom, Papua, Kamis (6/3/2025), saat dalam perjalanan Jayapura menuju Puncak Jaya.

Dari Yuni Enumbi, Polda Papua berhasil mengamankan enam senjata dan 882 amunisi.

2. Eko Sugiyono (pecatan TNI)

Eko Sugiyono merupakan penghubung antara Yuni Enumbi dan pembuat senjata di Bojonegoro.

Hal ini disampaikan Kapolda Papua, Irjen Patrige R Renwarin.

Eko Sugiyono diketahui ditangkap Polda Papua Barat. Dari Eko, polisi menyita dua senpi serta 1.447 amunisi.

Senjata dan ribuan amunisi itu disembunyikan Eko di rumahnya di Manokwari.

3. Pujiono

Pujiono yang membuat popor senjata. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved