Polemik di Papua
TPNPB-OPM Bantah Aske Mabel Jadi Anggota KKB Papua, Sebut Sebagai Mata-mata, Sengaja Disusupkan
Markas Pusat Komando Nasional Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat (TPNPB-OPM) membantah Aske Mabel merupakan anggota KKB Papua.
Aske Mabel adalah mantan anggota Polres Yalimo berpangkat brigadir dua (bripda). Aske Mabel kabur dengan membawa empatpucuk senjata api jenis AK China pada Minggu, 9 Juni 2024.
Aksi kekerasan bersenjata yang selama ini terjadi di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, diduga dilakukan oleh KKB pimpinan Aske Mabel.
Untuk diketahui, sejumlah kejahatan pernah dilakukan salah satu pimpinan KKB Papua itu di Kabupaten Yalimo.
Diantaranya, pembunuhan sopir jalan trans Papua, Jayapura-Yalimo-Wamena.
Dalam catatan Tribun, ada sembilan aksi kejahatan yang dilakukan Aske Mabel selama delapan bulan pelarian nya itu.
Lima orang korban dari aksi kekejamannya dilaporkan meninggal dunia.
KKB Papua pimpinan Aske Mabel itu hingga saat ini tercatat telah sembilan kali melakukan penyerangan di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan.
Dari serangkaian penembakan yang dipimpin pecatan polisi itu telah menelan korban tewas.
Warga sipil yang dilaporkan tewas akibat kekejaman KKB tersebut sebanyak lima orang.
Aske Mabel bahkan merupakan pelaku utama dalam insiden penembakan yang terjadi di Yalimo, Papua Pegunungan itu.
"Ya, termasuk Reskrim, Brimob, dan Syber Polda Papua, untuk mendukung Satgas Ops Damai Cartenz-2025 dan Polres Yalimo dalam mengungkap kasus ini," ungkap Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigadir Jenderal Polisi Faizal Ramadhani, Kamis (16/1).
Faizal mengungkapkan bahwa penembakan yang dilakukan Aske Mabel terjadi di beberapa titik Yalimo, Papua Pegunungan.
Dia juga mengungkapkan penyerangan yang dilakukan terhadap warga sipil itu dengan menggunakan senjata api.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Mantan Wali Kota Sungai Penuh Ahmadi Zubir Akan Kembali Dipanggil Polisi, Kasus Perusakan TPS
Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Halaman 174, Menghindari Pergaulan Bebas
Baca juga: Dilantik Jadi Bupati Muaro Jambi, BBS Mohon Doa Restu dari Masyarakat
Baca juga: Pekerja Rumah Makan Tersangka Pencabulan di Kota Jambi Terancam 15 Tahun Penjara
Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.