Polemik di Papua
Siapakah Aske Mabel, Pecatan Polisi di Papua yang Membelot ke KKB Ditangkap Setelah 8 Bulan
Aske Mabel terlibat penembakan hingga menewaskan Briptu Iqbal Anwar Arif, anggota Satgas Damai Cartenz, Jumat (17/1/2025) lalu.
Personel kemudian melaksanakan interogasi terhadap Aske Mabel untuk mencari tahu keberadaan satu pucuk senjata api jenis AK China 2000 P.
Setelah mendapatkan informasi dari Aske Mabel bahwa 1 senjata api jenis AK China 2000 P berada di kilometer 118, aparat bergerak menuju kilometer 118, untuk mengambil 1 senjata api tersebut.
Selanjutnya Wakapolda Papua Brigjen Pol Faizal Ramadhani tiba di Bandara Elelim dengan menggunakan Hely P-30003 selanjutnya menuju Yalimo.
Wakapolda kemudian bergerak kilometer 18 Distrik Abenaho, Kampung Wilak.
Saat ini Aske Mabel sudah dievakuasi ke Jayapura untuk proses hukum selanjutnya.
TPNPB: Aske Tak Tercatat Sebagai Anggota TPNPB
Markas Pusat Komando Nasional Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat (TPNPB-OPM), sayap militer Organisasi Papua Merdeka mengatakan Aske Mabel tidak tercatat sebagai anggota TPNPB di 36 Kodap se-Papua.
Juru Bicara Komnas TPNPB-OPM, Sebby Sambom melalui siaran persnya kepada Tribun-Papua.com, Rabu, mengatakan Aske pernah membawa empat pucuk senjata api jenis AK Cina dan menawarkan diri untuk bergabung dengan TPNPB, namun ditolak karena Aske masih sebagai anggota aktif Polres Yalimo.
Sebby menduga bahwa Aske Mabel sengaja dibebastugaskan oleh pimpinannya untuk mencari tahu keberadaan pasukan dan markas TPNPB di Yalimo.
"Kami menilai Aske Mabel sengaja dibebastugaskan dari Polres Yalimo agar menciptakan kekacauan dan kriminalitas di wilayah Yalimo, dengan tujuan meloloskan pembentukan Kodim, Polsek dan pos-pos militer guna menambah pasukan keamanan di sana," ujar Sebby.
Ia juga mengungkapkan bahwa penjemputan Aske Mabel oleh Satgas Operasi Damai Cartenz pada Rabu (19/2/2025), sudah sesuai dengan agenda aparat keamanan bersama Jefri Pagawak, setelah serangkaian aksi kriminal terjadi di wilayah Yalimo.
"Setelah Aske Mabel melakukan tindakan kriminal di wilayah Yalimo, banyak warga sipil yang terpaksa mengungsi. Tindakan kriminal ini sengaja diciptakan agar warga meninggalkan kampungnya," pungkas Sebby.
Rekam Jejak Aske Mabel
Diketahui, Aske Mabel tak hanya melakukan penembakan terhadap Briptu Iqbal Anwar hingga tewas.
Dia juga diduga sebagai pelaku penembakan terhadap dua tukang kayu (tukang senso), Efraim (36) dan Abdeno Todona (33) di Kampung Hobakma, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan pada Rabu (8/1/2025).
21 Adegan Sadis Diperagakan dalam Rekonstruksi Pembunuhan 2 Brimob di Nabire Oleh KKB Papua |
![]() |
---|
Warga Timika Resah, Isu KKB Papua Turun Gunung Beredar Luas, Kapolres Pastikan TNI-Polri Patroli |
![]() |
---|
Tokoh Masyarakat Apresiasi Satgas Cartenz Lindungi Warga dari KKB Papua |
![]() |
---|
KKB Papua Pembunuh Sopir di Wamena 2024 Silam Diserahkan ke Jaksa: Ada Eks Polisi Aske Mabel |
![]() |
---|
KKB Papua Bakar Bendera Merah Putih, TPNPB-OPM Sebut Simbol Penolakan Penjajahan Indonesia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.