Nabila Turizki Toreh Prestasi di Usai Muda, Bangun Mimpi dari Buka Kursus Bahasa Inggris
MERAIH mimpi bisa dilakukan oleh siapapun tanpa mengenal usia dan gender baik tua, muda, laki-laki dan perempuan seperti yang dilakukan Nabila Turizki
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Darwin Sijabat
MERAIH mimpi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - MERAIH mimpi bisa dilakukan oleh siapapun tanpa mengenal usia dan gender baik tua, muda, laki-laki dan perempuan seperti yang dilakukan Nabila Turizki Balqis P, mahasiswi Program Studi Sastra Inggris, UIN Sultan Thaha Jambi.
Meski terbilang masih muda dan kuliah, Nabila telah mewujudkan mimpinya dan mencatatkan sebuah prestasi baru menduduki bangku semester 4.
Sejumlah prestasi dan sederet mimpi telah Nabila susun dalam angan dan catatannya.
Sejak tahun lalu, Nabila terus mengikuti beberapa kompetisi baik di bidang public speaking dengan pengetahuan maupun sekedar ceremony dan bidang kontes kecantikan.
Semua itu dilakukannya karena dilatabelakangi rasa suka, hobi dan ingin mencoba hal baru dalam hidupnya.
"Sebenarnya aku lebih suka public speaking ceremony seperti MC dan lain sebagainya. Kalau kontes kecantikan itu nggak terlalu karena yang diutamakan adalah fisik, aku ikut karena ingin mencoba hal baru saja," kata Nabila.
Nabila mengikuti berbagai kompetisi maupun lomba untuk merasakan pengalaman baru dan mengetahui minatnya.
Baca juga: Selama Menjabat Bupati Sarolangun, Ini Sederet Keberhasilan Kinerja dan Prestasi Bachril BakriĀ
Baca juga: Berkat Inovasi Berkelanjutan, Desa Kelawi Raih Prestasi Pemenang Desa BRILiaN Hijau
Dengan program studi yang ia tempuh saat ini, Nabila telah memikirkan dengan baik sebelum memutuskan untuk berkuliah. Ia menjadi seorang mahasiswi Sastra Inggris lantaran minatnya dalam mengajar dan berbagi pengetahuan kepada orang lain.
Jiwa mengajarnya tumbuh saat mulai melihat lingkungan sekitar dan merasakan keresahan yang dialami.
"Banyak tetangga yang mengeluhkan anaknya sulit untuk belajar bahasa Inggris. Mereka ingin anaknya dapat berbahasa Inggris dengan baik, dan mendorong saya untuk dapat mengajar," cerita Nabila.
Nabila awalnya ragu dengan kemampuannya karena masih berkuliah di semester muda. Melalui dorongan lingkungannya yang percaya akan kemampuannya, Nabila akhirnya mulai memberanikan diri.
Nabila mulai mengajar satu demi satu anak tetangganya, yang akhirnya dia membuka kursus kecil-kecilan. Ternyata, peminatnya semakin ramai, tetapi dukungan orang tuanya hanya sekedarnya.
Meski sempat membuat Nabila sedih, tetapi hal itu justru menjadikan pacuan untuk terus dapat berhasil. "Awalnya orang tua senang, tetapi selanjutnya ya biasa saja. Itu yang membuat aku berpikir harus bisa sukses. Aku bertekad untuk membahagiakan orang tua jangan sampai membuat mereka sedih," ungkap Nabila.
Nabila juga bermimpi untuk membuka bisnis yang berkembang pesat di berbagai jenis.
Baca juga: Kampus yang Memberangkatkan Mahasiswa Magang Ferienjob ke Jerman Terancam Disanksi
Berangkat dari kesenangan sang ayah terhadap parfum, Nabila kini tengah mengikuti berbagai kursus untuk berbisnis parfum.
Dia ingin suatu Hari nanti sang ayah menyukai produk-produk buatannya yang tentu saja tidak mudah untuk menciptakan hal itu dengan modal cukup tebal bagi seorang mahasiswa.
Dia beranggapan bahwa bisnis dan sastra Inggris adalah hal yang linier. Menjadi seorang pembisnis yang pandai berbahasa Inggris adalah peluang besar untuk semakin maju.
Belum lagi Nabila senang menjadi seorang pengajar yang linear dengan tempat kursus yang ia bangun saat ini.
Keinginan untuk menjadikan tempat kursusnya sebagai lembaga kursus yang resmi dan berbadan hukum menurut Nabila cukup sulit karena statusnya sebagai mahasiswa masih harus dipenuhi kewajibannya.
Nabila ingin membesarkan tempat kursusnya, suatu hari nanti mungkin ketika ia telah lulus kuliah mimpi itu akan tergapai satu persatu.
Selain tempat kursus yang sedang ia rintis, dan proses belajar menjadi seorang pembisnis parfum, Nabila juga sedang berproses dalam menciptakan merk hijabnya sendiri. Itu merupakan sebuah upaya Nabila untuk dapat membuka bisnis hijab.
Menggapai mimpinya bagaikan hanya sebuah angan-angan belaka jika dipandang sebelah mata.
Namun dia tidak akan menyerah untuk menggapai cita-citanya yang kadang dipandang dengan memicingkan mata.
Nabila beruntung punya semangat yang tidak pernah putus, tentu saja dengan tekad yang kuat, tidak pernah meninggalkan salat lima waktu, dan paling penting adalah tidak sombong sebesar apapun pencapaiannya.
"Harapanku untuk masyarakat sekitar terutama, aku ingin memaksimalkan kemampuanku untuk dapat diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan," harap Nabila. (TribunJambi/Rara Khushshoh Azzahro)
NUKILAN
Nama: Nabila Turizki Balqis P.
Tempat tanggal lahir : Jambi, 18 September 2004
Pendidikan: Prodi Sastra Inggris UIN STS JAMBI
Hobi: Mengajar, Menyanyi dan aktivitas sosial
Motto hidup: "Tetap tumbuhkan kekayaan sebagai penghormatan pada orang tua"
Sosial media: @nabilaatrzki
Prestasi/ capaian/ portofolio:
1. Juara 4 News Presenter Mahasiswa tingkat Nasional
2. 10 Besar News Presenter TVRI Jambi
3. Gadis Alam Barajo 2024
4. Juara 3 Debat tingkat SMA
5. Juara 3 Puitisasi Al-Qur'an Tingkat Prodi
6. Juara 3 Lomba Paredi Kecamatan
7. 500/15.000 Besar Beasiswa Ai4impact
8. Penerima Beasiswa Unit Pengembangan Bahasa
9. Turizz English Course
Baca juga: Menantu Jokowi Hadiri Pengarahan Calon Kepala Daerah dari Golkar Pakai Batik, Jambi Kirim 13 Orang
Baca juga: Liverpool Tertarik untuk Menandatangani Target Chelsea di Musim Panas
Baca juga: Alasan Presiden PSG Tidak Mencoba Merekrut Bintang Al-Nassr Cristiano Ronaldo
Baca juga: Jadwal Acara ANTV Hari Ini Minggu 7 April 2024: Film India Baghban dan Conspirator
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.