Anak Ponpes di Tebo Meninggal
Update Kasus Santri di Tebo Meninggal: Penyidik Polda Jambi Periksa Berulang Beberapa Saksi
Polisi periksa beberapa saksi terhadap kasus kematian AH (13), santri di Tebo, Jambi.
Penulis: Rifani Halim | Editor: Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi terhadap kasus kematian AH (13), santri di Pondok Pesantren Raudhatu Mujawwidin di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi pada 2023 lalu.
Bahkan ada beberapa saksi yang lebih dari dua kali diperiksa oleh penyidik.
Hal itu disampaikan Direskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Andri Ananta Yudistira.
Dia menyebutkan ada beberapa saksi yang lebih dari 2 kali diperiksa oleh penyidik.
Hal ini yang juga masih didalami, sebab harus diselesaikan dengan barang bukti yang telah disita oleh polisi.
"Yaitu berupa video CCTV dengan durasi yang kita dapatkan kurang lebih 1 jam 15 menit, itu yang kita coba analisa kita lihat kesesuaiannya antara keterangan para saksi dengan apa yang dilihat di CCTV tersebut," kata Andri, Selasa (19/3/2024).
Ketika ditanyai soal, apakah kepolisian sudah mengarah ke salah satu orang dan mengarah ke teman di pondok pesantren.
Andri berkata, bahwa polisi memeriksa teman-teman korban dan pengurus pondok pesantren.
Baca juga: Mengapa Keterangan Kematian Santri di Tebo Versi Dokter I Beda dengan RSUD dan Hasil Autopsi
Baca juga: Polisi Periksa Beberapa Saksi Kasus Kematian Santri di Ponpes Tebo Berulang Kali
Nantinya polisi akan melihat keterangan, demi keterangan.
Sebab peristiwa tersebut, terjadi di kawasan pondok pesantren. Bila di lihat tempat kejadian, dilantai dua serta dilantai tiga rooftop.
"Itu yang sedang kita analisa," ujarnya.
Dia menjelaskan, kendala yang dihadapi oleh kepolisian dalam mengusut peristiwa kematian santri itu.
Dari proses yang kita lakukan terhadap saksi, tidak ada satupun saksi yang bisa menerangkan atau membantu kepolisian membuat terang perkara ini.
"Kalau tidak ada kendala tidak mungkin selama ini, kalau tidak ada kendala pasti proses lebih cepat. Tidak ada satupun saksi yang bisa menerangkan membantu kita, membuat terang perkara ini dan mengatakan korban dianiaya oleh seseorang atau lebih dari satu orang," jelasnya.
Dalam memeriksa saksi, polisi juga menjaga. Sebab beberapa saksi masih di bawa umur yang merupakan teman-teman korban.
Mengapa Keterangan Kematian Santri di Tebo Versi Dokter I Beda dengan RSUD dan Hasil Autopsi |
![]() |
---|
Polisi Periksa Beberapa Saksi Kasus Kematian Santri di Ponpes Tebo Berulang Kali |
![]() |
---|
Dugaan Pemalsuan Surat Kematian Santri Ponpes di Tebo, Polisi Keluarkan Laporan Model A |
![]() |
---|
Update Kasus Kematian Santri Ponpes di Tebo, Polisi Periksa 50 Saksi dan Klinik Rimbo Medical Center |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.