Khazanah Islami
Penjelasan Ustaz Adhi Hidayat Soal Hukum Membatalkan Puasa saat Perjalanan Jauh
Tradisi ini tak jarang mengharuskan umat Islam melakukan perjalanan jauh di tengah menjalankan ibadah puasa.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Jaman sekarang, ulama tolak ukurnya berdasarkan jarak, yaitu sekitar 80 kilometer.
"Kalau sekarang, ulama fikih khususnya menurut madzab Syafii itu menentukannya memakai jarak, yaitu sekitar 80 kilometer," jelas dia.
Jika perjalanannya di atas 80 kilometer, maka ia diperbolehkan untuk berbuka.
3. Dilakukan Sebelum Fajar
Perjalanan selanjutnya adalah dilakukan sebelum terbit fajar atau dari waktu malam.
"Kalau menurut madzab Syafii, sudah subuh atau pagi hari, meskipun jaraknya jauh sebaiknya tidak berbuka puasa," tuturnya.
Ketentuan rukhsah tersebut bergantung pada orang yang melakukannya, apakah ia mampu dan kuat untuk menjalani puasa atau tidak.
(TRIBUNNEWS/KOMPAS.COM)
Baca juga: Lupa Mandi Junub Saat Puasa Ramadhan? Jangan Panik, Lakukan Ini!
Baca juga: Tips Ramadhan 2024: Tidak Perlu Minum, Simak 6 Cara Mudah Atasi Cegukan saat Puasa
Amalan Mustajab di Malam Jumat, Sholawat Nabi hingga Membaca Surat Yasin |
![]() |
---|
Keistimewaan Sholat Tahajud, Jalan Menuju Surga dan Ketenangan Jiwa |
![]() |
---|
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juli 2025, Bacaan Niat dan Cara Mengerjakannya |
![]() |
---|
Keutamaan Puasa Asyura 10 Muharram 2025 Bisa Menghapus Dosa Setahun yang Lalu |
![]() |
---|
Besok Sabtu 5 Juli 2025 Puasa Apa? Simak Penjelasannya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.