Pemerintahan
Sekolah Terendam Banjir, KBM Diliburkan Sementara Hingga Sekolah Daring
Ada 10 sekolah, dan SMP 4 sekolah yang terkena dampak banjir. Siswa yang sekolahnya kena banjir diliburkan sementara dan belajar daring.
Penulis: Muzakkir | Editor: Hendri Dunan
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Puluhan hingga belasan sekolah di Kabupaten Muaro Jambi dan Batanghari sudah terendam banjir. Kebijakan yang diambil pemerintah melalui Dinas terkait mulai dari meliburkan sementara hingga sekolah daring.
Kadis Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi melalui Sekretaris Dinas Pendidikan, Suirman mengatakan jika sekolah yang terendam banjir tersebut berada di beberapa kecamatan, seperti Kumpeh, Kumpeh Ulu, Jaluko, dan Taman Rajo.
"Untuk SD ada 10 sekolah, dan SMP 4 sekolah," kata Suirman.
Terkait dengan kondisi itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muaro Jambi mengeluarkan Surat Edaran (SE) bernomor 420/04/Sekre/ Disdibkud/2024 itu, bersifat penting dan memuat tentang perihal perpanjangan pembelajaran jarak jauh bagi satuan pendidikan yang terdampak banjir.
Surat edaran yang ditandatangani langsung oleh Sekretaris Disdikbud Kabupaten Muaro Jambi itu ditujukan kepada koordinator pengawas, pengawas/penilik, kepala PAUD, SD, SMP dan program kesetaraan di wilayah Kabupaten Muaro Jambi.
Berikut bunyi surat edaran yang telah dikeluarkan Disdikbud Kabupaten Muaro Jambi, yaitu :
Berdasarkan surat edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi, Nomor 420/02/Sekre/ Disdikbud/2024 tanggal 2 Januari 2024 tentang pembelajaran jarak jauh bagi satuan pendidikan terdampak banjir dan pantauan kondisi banjir di satuan pendidikan.
Menindaklanjuti perihal tersebut diatas, disampaikan kepada saudara sebagai berikut :
1. Satuan pendidikan yang terdampak banjir, pelaksanaan Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) diperpanjang sampai tanggal 10 Januari 2024.
2. Pembelajaran disatuan pendidikan dimulai hari Kamis tanggal 11 Januari 2024.
3. Bagi satuan pendidikan terdampak banjir melaporkan perkembangan kondisi banjir di satuan pendidikan secara berkala melalui bidang terkait.
Inventaris Sekolah Harus Diamankan Dari Banjir
Sementara itu di Kabupaten Batanghari tidak jauh berbeda dengan Kabupaten Muaro Jambi. Tujuh dari delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Batanghari saat ini dilaporkan terdampak banjir akibat meluapnya debit air Sungai Batanghari. Sehingga puluhan sekolah juga dilaporkan terkena imbas bencana banjir yang terjadi.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Batanghari, Naswin membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa saat ini setidaknya ada 46 Sekolah Dasar (SD) di tujuh kecamatan yang terendam banjir. Adapun pihak Dinas juga meminta kepada Kepala Sekolah untuk dapat mengamankan barang-barang maupun inventaris sekolah. Mengingat kondisi banjir yang belum diketahui akan berakhir kapan.
"Jumlah sekolah yang terendam banjir itu tujuh dari delapan kecamatan sudah melapor," ujarnya, Selasa (9/1).
| Polindes Pematang Pulai Belum Dihuni Tapi Keramiknya Sudah Pecah |
|
|---|
| Dermaga Teluk Buan Rusak Berat Disenggol Tug Boat Penarik Tongkang Batu Bara |
|
|---|
| Kepala OPD di Tanjabbar Dilarang Keluar Daerah Selama Pemeriksaan BPK |
|
|---|
| 16 Desa di Tanjung Jabung Timur Masih Blank Spot dan Bertahap Mulai Diatasi |
|
|---|
| BKPSDMD Kabupate Batanghari Proses Pengusulan NIP PPPK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/siswa-sekolah-di-Batanghari-kebanjiran.jpg)