Pengungsi Rohingya

Menkopolhukam Mahfud MD Sebut Siapkan 3 Provinsi Tampung Rohingya

Warga Aceh menolak keberadaan etnis Rohingya, namun Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan atau Menkopolhukam Mahfud MD malah menyebu

Editor: Suci Rahayu PK
ist
Etnis Rohingya yang berada di wilayah Pidie, Lhokseumawe dan Sabang, Aceh, lebih dari 1.500 orang. 

Indonesia berhak tak menerima Rohingya, tapi dengan alasan kemanusiaan Menkopolhukam Mahfud MdD menyebut menyiapkan 3 provinsi untuk menampung

TRIBUNJAMBI.COM - Warga Aceh menolak keberadaan etnis Rohingya, namun Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan atau Menkopolhukam Mahfud MD malah menyebut jika Indonesia menerima Rohingya.

Bahkan pemerintah menyiapkan 3 provinsi untuk menampung pengungsi Rohingya itu.

Ketiga provinsi dikumpulkan untuk dapat mengikuti rapat forum koordinasi pimpinan daerah atau Forkopimda.

"Sekarang sedang kami (pemerintah) galang tiga provinsi sasaran pengungsi Rohingya, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Riau, untuk rapat forkopimda bersama mencari tempat sementara demi kemanusiaan," kata Mahfud MD di kawasan Gambir, Jakarta, Kamis (14/12/2023).

Mahfud menjelaskan, upaya mencari tempat penampungan sementara itu dilakukan demi kepentingan kemanusiaan.

Baca juga: BAB di Tambak Warga, Rohingya yang di Pantai Gambong Pidie Diusir Jauh dari Pemukiman

Baca juga: Beredar Kabar 10 Kapal Rohingya Akan Mendarat Lagi di Aceh

Kendati demikian, pemerintah akan tetap mementingkan kepentingan nasional.

"Akan tetapi, kemanusiaan kita juga harus memperhatikan kepentingan nasional kita karena kepentingan nasional kita juga banyak manusia-manusia yang memerlukan," katanya.

Mahfud menyampaikan, sebenarnya Indonesia berhak untuk tidak menerima pengungsi Rohingya karena tidak menandatangani ratifikasi Konvensi Pengungsi 1951.

Tetapi, diplomasi Indonesia adalah diplomasi kemanusiaan.

"Indonesia itu berhak mengusir menurut hukum internasional. Akan tetapi, diplomasi Indonesia adalah diplomasi kemanusiaan sehingga semua yang datang ditampung," ujarnya.

Tetapi, lanjut dia, saat ini masyarakat lokal yang biasa menerima pengungsi Rohingya sudah mulai memprotes langkah pemerintah tersebut.

"Ini sudah bertahun-tahun malah bertambah, terus ditampung di sana, bertambah lagi, ditampung di sana, bertambah lagi,” tutur Mahfud. 

“Yang sekarang ini masyarakat lokalnya sudah mulai protes 'Pak kami juga miskin, kenapa nampung orang?' Dan seterusnya,” imbuhnya.

Diketahui saat ini ada ribuan pengungsi Rohingya di Aceh, mereka datang secara bergelombang.

Tapi kedatangan etnis Rohingya ke Aceh rupanya terkait penyelundupan orang.

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Halaman 106, Apakah yang Dimaksud dengan Salat Istiska?

Baca juga: Doddy Sudrajat Pacaran dengan Barbie Kumalasari, Bantah cuma Setingan Biar Diundang Masuk TV

Baca juga: Arti Mimpi Orang yang Kita Sukai Pertanda Harapan hingga Asmara yang Membara

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved