Warga Tebo Dibunuh Anak Buahnya Lantaran Sakit Hati, Pelaku Sempat Kabur ke Tanjabbar
Polres Tebo berhasil menangkap pelaku pembunuhan sadis yang terjadi di Desa Kandang, Kecamatan Tebo Tengah pada Minggu (26/11/2023).
Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Polres Tebo berhasil menangkap pelaku pembunuhan sadis yang terjadi di Desa Kandang, Kecamatan Tebo Tengah pada Minggu (26/11/2023).
Korbannya yakni Mukhlis (58) warga Perumahan Villa Sentosa Bogo Rejo Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebo Tengah yang berasal dari Semurup, Kabupaten Kerinci.
Korban dihabisi oleh anak buahnya bernama Zuhdi Adison (20) yang merupakan warga Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo.
Pelaku membunuh korban dengan sadis akibat sakit hati dengan perkataan korban saat bekerja di kebun.
Kejadian bermula sekira pukul 08:00 WIB, korban pamit kepada keluarganya untuk pergi ke kebunnya di Desa Kandang.
Lalu sekira pukul 15:00 WIB, seorang saksi yang merupakan anak korban datang bersama tiga saudaranya dengan maksud mengunjungi korban di kebun.
Saat tiba, mereka tidak melihat Mukhlis berada di rumah pondok yang biasanya ditempati. Lalu anak korban mencari dan ayahnya ditemukan dalam keadaan telungkup dengan kondisi tak bernyawa.
Anak korban berteriak dan memberitahu saudaranya.
Informasi tersebut kemudian diterima kepolisian, Tim Identifikasi Forensik (Inafis) Satreskrim Polres Tebo kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Polisi kemudian mengembangkan kasus pembunuhan tersebut. Pada Selasa (28/11), Polres Tebo berhasil menangkap Zuhdi Adison yang sudah melarikan diri ke rumah orangtuanya di Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Penangkapan ini dipimpin oleh Kanit Pidum Polres Tebo Ipda William Simbolon.
Pelaku ditangkap pada saat mengendarai motor saat keluar dari rumahnya.
Kapolres Tebo AKBP I Wayan Arta Ariawan membenarkan penangkapan ini. Dari keterangan yang didapatkan, pelaku tega menghabisi nyawa korban karena sakit hati.
Pelaku melakukan pembunuhan dengan menghantam korban pakai kayu. Kurang puas dengan itu, pelaku kemudian menebas leher korban dengan parang hingga nyaris putus.
Kapolres mengungkap pembunuhan itu dilakukan oleh pelaku akibat perkataan kasar yang dilontarkan korban kepada pelaku saat bekerja di kebun.
"Pelaku sakit hati, lalu menghabisi nyawa korban dengan sadis," pungkasnya.
Baca juga: Polisi Temukan Barang Bukti dari Tempat Tidur Wanita yang Diduga Jadi Korban Pembunuhan
Baca juga: Heboh, Seorang Wanita Ditemukan Bersimbah Darah, Diduga Jadi Korban Pembunuhan
Baca juga: Kronologi Pembunuhan Fitriani di Blitar 2 Tahun Lalu oleh Suaminya, Jasadnya Dicor di Kamar
Rayuan Kubu Lisa Mariana ke Ridwan Kamil Tes DNA Ulang di Singapura: Siap Modali, Kenapa Takut? |
![]() |
---|
Reakasi Istana dan Kapolri Soal Driver Ojol Tewas Dilindas Trantis Brimob, Propam Amankan 7 Personel |
![]() |
---|
Beredar Video Hujan Es Disertai Angin Puting Beliung di Kerinci Jambi |
![]() |
---|
Warga Dengar Suara Tawa dan Muntah Sebelum Temukan Pria di Drainase Sedalam 6 M di Telanaipura Jambi |
![]() |
---|
Putusan Banding Helen, Bos Narkoba Jambi Menguatkan Vonis Seumur Hidup dari Hakim PN |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.